MAYBRAT, Selasa (10/11/2020) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat mengumumkan sebanyak 250 tenaga Guru kontrak untuk TK, PAUD, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) demi menjawab kebutuhan tenaga pendidik yang sementara mengalami kekurangan.
Saat dikonfirmasi media ini kepada kepala dinas pendidikan Kabupaten Maybrat Kornelius Kambu, S.Sos, M.Si mengatakan, bahwa hari ini dinas pendidikan telah mengumumkan 250 guru kontrak yang terdiri dari, Guru TK, PAUD, Sekolah Dasar dan Guru SLTP.
Mereka yang dinyatakan lulus seleksi administrasi pemberkasan tahap pertama, kemudian dilanjutkan tes kompetensi pada masing- masing program studi yang dilakukan oleh dosen dari kampus UNIMUDA Sorong.
“Mereka yang lulus seleksi adalah putra dan putri Maybrat yang direkrut menjadi guru kontrak karena guru kontrak yang lama sudah diangkat menjadi PNS pada formasi CPNS tahun 2018, sehingga disetiap Sekolah yang ada di Maybrat mengalami kekosongan, maka ada pengisian tenaga guru kontrak yang baru,” kata Kornelius Kambu.
Menurutnya, tenaga guru kontrak akan di SK kan oleh Bupati Maybrat, dan pembiayaan gaji mereka bersumber dari APBD Kabupaten Maybrat, dan proses pembayaran upah mereka dibayar berdasarkan UMR Papua Barat.
“Mereka yang direkrut jadi guru kontrak itu bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran di Kabupaten Maybrat, dan mereka ini sementara jadi guru kontrak ketika ada penerimaan CPNS maka diakomodir masuk menjadi PNS sehingga tidak ada pengikatan tenaga guru dari orang luar Maybrat,” tutup Kornelius Kambu.
Reporter : Ones
Editor : Amin
Publisher : Ela












