Sampang, Suaraindonesia-News.Com– Banyak kantor balai desa yang tidak difungsikan lagi sebagai tempat pelayanan masyarakat, tak terawat dan ditumbuhi rerumputan hingga tak bergungsi. Parahnya, hingga saat ini Pemkab Sampang terkesan tutup mata.
Pantauan suaraindonesia-news.com, dibeberapa kantor balai desa banyak yang rusak karena lama tidak difungsikan, seperti kantor balai desa dharma camplong, kecamatan camplong, kantor balai desa tanggumong, kecamatan sampang, kantor balai desa samaran, kecamatan tambelangan dan beberapa Balai Desa lain yang sudah tidak lagi ditempati sebagai pelayanan.
Sekretaris LSM Gapera Yepi, menyayangkan banyaknya kantor balai desa yang tidak difungsikan. Sebab, menurutnya, keberadaan balai desa ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai tempat pelayanan kepemerintahan ditingkat desa.
“Itu harus dilakukan demi keberlangsungan pelayanan kepemerintahan ditingkat desa,” himbaunya, saat ditemui dikantornya Minggu (07/06/2015)
Menurutnya, secara formal balai desa itu sebagai salah satu sarana pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat.
“Bagaimana desa bisa maju jika balai desanya bagai sarang hantu, ini bukan rahasia lagi di Sampang”, ujarnya.
Bahkan Yepi menyarankan Pemdes segera mencari solusi agar balai desa yang menguras uang negara itu bisa difungsikan dan tidak terbuang percuma.
“Jika tidak mau ditempati mending dijadikan kandang ayam saja!”, sindirnya penuh kecewa. (nor/luk).
