PAMEKASAN, Jumat (12/06/2020) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar rapid test untuk sejumlah awak media dalam rangka mengantisipasi sebaran covid-19, di Gedung Serbaguna Kabupaten Pamekasan, Jumat (12/6/2020).
Rapid test tersebut diadakan usai salah satu wartawan senior, BW yang meninggal dengan dugaan paparan covid-19.
Menurut Kabid Pengendalian dan Pencegahan Dinkes Pamekasan, dr. Nanang Suyitno, mengatakan, pihaknya menerima instruksi langsung dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam untuk menggelar rapid tes tanpa biaya.
“Syaratnya menunjukkan ID Card setelah itu baru kami lakukan tes,” terang Nanang.
Ia berharap dengan adanya Rapid Tes itu, para jurnalis bisa mengetahui kondisi kesehatannya agar segera diantisipasi jika ada yang reaktif. Dari sejumlah wartawan, ada sekitar 21 orang yang mengikuti tes itu dan satu orang dinyatakan reaktif.
“Kalau ada yang reaktif, kita lanjutkan dengan swab test agar cepat diadakan pencegahan,” katanya.
Salah satu wartawan, Hasibuddin, mengaku berterimakasih kepada pemerintah yang telah berkenan menyediakan Rapid Test bagi para wartawan. Menurutnya, wartawan selalu memiliki kontak langsung dengan para narasumber baik di jajajan pemerintah maupun dengan masyarakat.
“Saya harap yang lain juga mengikuti kalau perlu dijadikan syarat sebelum wawancara ke narasumber, karena bagaimanapun kita harus jadi garda terdepan dalam pencegahan covid-19,” kata Hasib.
“Jadi kita tidak hanya pandai dalam menyampaikan atau menulis informasi soal covid-19,” sambungnya.
Reporter : May
Editor : Amin
Publisher : Ela












