Peristiwa

Sepi Pembeli, Pedagang Makanan di Alun-Alun Utara Kota Probolinggo Mengeluh

132
×

Sepi Pembeli, Pedagang Makanan di Alun-Alun Utara Kota Probolinggo Mengeluh

Sebarkan artikel ini
IMG 20150602 220832
Bedak Warung Makanan di Alun-alun Utara Kota Probolinggo Sepi Pembeli

Probolinggo, Suara Indonesia-News.Com – Pedagang makanan di Alun-Alun Utara Kota Probolinggo mengeluh karena sepinya pembeli.

Beberapa pedagang makanan, seperti Munah (39) warga Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, saat dikonfirmasi mengatakan, saya sudah 4 tahun membuka warung makanan lalapan disini. Sebelum depan dibangun pager dan diberi bak countener sampah usahanya ramai. Namun semenjak pager itu dibangun dan ditempati bak countener sampah didepan warung jumlah pembeli menurun secara drastis. Bahkan pembeli yang datang seharinya kadang-kadang hanya 4-5 orang.

“Padahal saya menempati warung ini tiap bulan membayar pajak tempat usaha sebesar Rp.60.000,- dan mambayar pajak usaha Rp.40.000,- saya berharap Pemerintah segera merevitalisasi tempat usaha ini dengan membongkar pagar depan warung biar pandangan bisa lebih terbuka dan kendaraan parkirnya lebih nyaman,”Kata Muna.

Ia menambahkan, Selain itu juga memindahkan bak countener sampah dari depan. Karena kebeadaan bak countener sampah membuat
sekitar menjadi kotor dan bau, apalagi kalu pada musim hujan, ungkapnya.

Senada dengan yang disampaikan Munah, Sirin (59) warga Kebonsari Angguran Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo yang mengaku sudah sejak awal tahun 2000 dirinya sudah membuka usaha warung makanan di lokasi Alun-Alun Utara Kota Probolinggo juga mengatakan, salah satu penyebab sepinya warung-warung disini karena dibangunnya pagar depan dan keberadaan bak counterner sampah didepan, terangnya.

Dalam penjelasannya Sirin menambahkan, sejak dibangunnya pager depan jumlah pembeli menurun. Awalnya sedikit demi sedikit, sekarang malah sepi pengunjung pendapatan pun turun hingga 50%, ujarnya.

Bahkan karena buka usaha disini sepi banyak yang pindah ke Alun-Alun selatan, disitu tempatnya terbuka tidak ada pagar depan, ucap Sirin.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir.Budi Krisyanto saat dikonfirmasi terkait keluhan para pedagang di Alun-Alun Utara Kota Probolinggo tersebut mengatakan, 2 (dua) bulan silam sudah ada pertemuan dengan Walikota, dan Walikota sudah menyerahkan kepada Dinas PU untuk segera membongkar pagar depan bedak warung di Alun-Alun Utara, kata Budi Kris.

Budi Kris juga mengatakan perencanaan Revitalisasi Bedak warung sisi utara Alun-Alun sudah direncanakan tahun ini. Namun pelaksanaannya masih nunggu tahun 2016, ujar Budi Krisyanto menambahkan. (Singgih).