SAMPANG, Senin (27/4/2020) suaraindonesia-news.com – Bangunan megah pasar Margalela I, tak menarik minat pembeli untuk berbelanja di pasar Margalela I, di Jl. Syamsul Arifin, Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sehingga sepi pembeli.
Akibatnya, puluhan toko dan lapak K-5 di pasar Margalela I, banyak yang tutup. Jika ada yang buka, hanya ada 1 toko yang buka. Demikian juga dengan kondisi lapak K-5, semua tutup dan hanya menyisakan sket lapak terbuat dari plat dan kotak tempat penyimpanan barang.
Pantauan suarainonesia-news. com, dilapangan, sejauh mata memandang yang tampak dan terlihat, pemandangan sepi toko dan lapak K-5 tak bertuan. Beruntung, pedagang jual beli sepeda motor, dipindah ke pasar Margalela I, setiap hari Senin dan Kamis. Sehingga, setiap hari senin dan kamis, masih ada keramaian pedagang sepeda motor bekas.
“Sepi mas tidak ada pembeli, sehingga toko kami tutup. Dipaksakan dibuka, hanya capek yang nungguin tapi tidak ada pembeli. Seandainya ada pembeli, sehari satu pembeli saja, toko akan saya buka,” terang seorang pedagang, yang kebetulan ambil barang didlam tokonya, setelah itu ditutup kembali.
Menariknya, diantara deretan toko yang tutup, ada sebuah toko baju dan kecantikan yang membuka tokonyanya setiap hari. Sehingga, ketika dipandang, sangat lucu diantara deretan toko dan lapak K-5 yang tutup, ada satu toko baju dan kecantikan yang berjualan sendirian.
“Sebenarnya sangat sepi dan tidak ada pembeli. Karena diantara puluhan toko yang ada di pasar Margalela I, cuma saya sendirian yang buka toko sendirian. Untungnya, saya punya pelanggan produk kecantikan yang saya pasarkan lewat WA. Dan mereka untuk ambil barang pesanannya saya arahkan ke toko saya di pasar Margalela I,” ungkap Tatik, pedagang pasar Margalela I, yang buka tokonya sendirian.
Reporter : Nora/Luk
Editor : Amin
Publisher : Ela
