40 Persen Pedagang Dilantai Dua Pasar Srimangunan Tutup Kiosnya

oleh -82 views
Foto : Pedagang di lantai dua pasar besar Srimangunan Sampang banyak yang tutup kiosnya. Alasan nya tidak strategis dan tidak ada pembeli. Data koordinator pasar Srimangunan Misnaki Suroso, sebanyak 40 persen kios yang ditutup dari total kios dilantai dua sebanyak 182 pedagang. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Kamis (28/1/2021) suaraindonesia-news.com – Dengan alasan sepi pembeli karena tempat kurang strategis, puluhan pedagang yang menempati Blok A sampai E lantai dua pasar besar Srimangunan Sampang, memilih tutup kiosnya. Hal ini sudah berjalan selama 5 tahun sejak 2016 sampai saat ini.

Pantauan suaraindonesia-news.com dilantai dua pasar besar Srimangunan Kamis (28/1/2021) pukul 10.00 pagi, mulai dari Blok A sejauh mata memandang banyak kios yang tutup. Demikian pula dengan Blok lainnya B, C, D dan E, sebagian besar kios banyak yang tutup.

Koordinator pasar besar Srimangunan Sampang Misnaki Suroso, saat dikonfirmasi membenarkan banyak pemilik kios di lantai dua pasar Srimangunan menutup kiosnya. Kios yang tutup itu mulai dari Blok A, B, C, D dan E. Yang tampak masih membuka kiosnya disebelah timur tempat penjual konveksi.

“Alasan para pedagang menutup kiosnya lokasi kurang strategis berada dilantai dua. Sehingga, sepi pembeli karena masyarakat sedikit yang naik ke lantai dua dan tidak dilewati orang,” terang Misnaki Suroso, menjelaskan alasan para pedagang menutup kiosnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, untuk meramaikan kembali lantai dua pasar Srimangunan, sudah dilakukan sosialisasi secara langsung kepada para pedagang agar membuka kiosnya kembali. Namun para pedagang tetap tidak mau membuka kiosnya. Dengan alasan jualan tidak laku karena tidak ada pembeli.

“Bahkan menggunakan surat teguran secara tertulis sampai tiga kali sudah dilakukan. Dengan dasar dan aturan yang ada akan diambil oleh Pemkab Sampang jika kios tidak dibuka. Harapannya, para pedagang takut dan membuka kios-kios yang di tutup. Namun, sampai saat ini para pedagang tetap tidak membuka kiosnya,” tandasnya.

Terakhir Suroso menjelaskan, jumlah pedagang yang menempati kios di Blok A, B, C, D dan E lantai dua pasar besar Srimangunan sebanyak 182 pedagang. Jika jumlah pedagang yang menutup kiosnya sebanyak 40 persen, hampir separo dari jumlah pedagang yang ada dan terdata.

“Banyak pedagang yang menutup kiosnya dilantai dua, berimbas pada berkurangnya retribusi yang diterima. Akibatnya, target PAD pasar besar Srimangunan tidak tercapai dan kalah dengan pasar kecamatan seperti pasar Camplong dan pasar Pengarengan,” tandasnya.

Reporter : Nora
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *