Kejari Pati Akan kan Tindaklanjuti Bantuan Hibah Alat Pengering Padi

Kasi Intel Kejaksaan Sri Harna, SH. MH. MM

Reporter : Aris
Pati, Selasa 13/9/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Kejaksaan Negeri Pati akan menindaklanjuti pemberitaan terkait bantuan alat pengering Padi senilai 1,3 Miliar yang lenyap, yang diduga Dispertanak Pati ada main.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pati Sri Harna, SH. MH. MM saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, dirinya akan segera menindak lanjuti dan akan menyampaikan ke kepala Kejari.

“Kami berterima kasih dengan pemberitaan ini, kami akan sampaikan kepada Pimpinan dan nanti perintahnya seperti apa. Yang jelas kami akan menindaklanjuti pemberitaan tersebut, karena pemberitaan bagian delik aduan umum. Tunggu saja hasil dari Lid kami,” jelas Sri Harna.

Sebelumnya diberitakan, Sutono seorang tokoh masyarakat sekaligus Sekdes Desa Sonorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati mengatakan, bahwa kelompok Gapoktan Desa Sonorejo mendapat bantuan hibah alat pengering padi senilai 1,3 Miliar dari anggaran APBN ditambah bantuan dana perimbangan APBD senilai 300 Juta untuk membangun gudang tempat meletakkan alat pengering padi tersebut. Tetapi wujud fisik alat pengering padi dan gudang tidak ada di Desa Sonorejo.

“Saya siap menjadi saksi terkait dengan bantuan hibah alat pengering padi jika kejaksaan menindaklajutinya,”katanya Sutono.

Bantuan hibah alat pengering padi yang tidak ada lagi di Desa Sonorejo ini juga sudah menjadi bahan pembicaraan warga setempat. Suko salah satu warga Desa Sonorejo menguatkan apa yang dikatakan oleh Sutono.

“Memang kabarnya Desa Sonorejo mendapat bantuan alat pengering padi dan bantuan dari APBD untuk membangun gudang, tetapi wujud alat pengering padi dan gudang tersebut tidak ada di Desa Sonorejo sini,”ungkapnya.

Ia berharap, Kasi Intel Kejaksaan Sri Harna, SH. MH. MM benar untuk mengungkap kasus besar yang ada di Kabupaten Pati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here