25 Warga Kawasan IKN Akan Ikut Pelatihan di Medan dan Samarinda - Suara Indonesia
NasionalRegional

25 Warga Kawasan IKN Akan Ikut Pelatihan di Medan dan Samarinda

Avatar of admin
×

25 Warga Kawasan IKN Akan Ikut Pelatihan di Medan dan Samarinda

Sebarkan artikel ini
IMG 20220808 195113
Foto: Pelepasan 25 warga kawasan IKN yang mengikuti pelatihan di Samaridan dan Medan.

SEPAKU, Senin (08/08/2022) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 25 warga kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan mengikuti pelatihan operator ekskavator dan juru ukur tanah (surveyor) di Medan dan Samarinda.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahap 2 yang dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan bersama Otorita IKN untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional demi memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dalam pembangunan IKN Nusantara.

“Hari ini 9 peserta boarding ke Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan untuk pelatihan surveyor atau juru ukur tanah. Kemarin untuk pelatihan ekskavator, 16 orang diasramakan selama 35 hari di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda,” kata Sekretaris Kecamatan Sepaku, Adi Kustaman usai melepas peserta pelatihan di Kantor Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (08/08).

Menurutnya, seluruh peserta yang lolos menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi.

Dia berharap, seluruh peserta dapat bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan dan berhasil lulus.

Adi menambahkan, dalam waktu dekat juga akan ada pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan dimulai akhir Agustus sampai dengan September 2022.

“Lokasi pelatihan ada di beberapa wilayah Kecamatan diantaranya Kecamatan Sepaku, Babulu, Penajam, dan Kecamatan Waru,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BPVP Samarinda Amran menjelaskan, peserta yang mengikuti pelatihan ekskavator di BPVP Samarinda akan mendapatkan lisensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) atau Sertifikat Izin Operator (SIO).

Sementara untuk pelatihan surveyor di BBPVP Medan akan mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Amran mengungkapkan, dalam waktu dekat akan ada pelepasan kembali untuk pemberangkatan ke BBPVP Semarang, BBPVP Bandung dan BPVP Bandung Barat.

“Sertifikat yang didapatkan bisa digunakan untuk menjadi pekerja konstruksi, karena pasti dibutuhkan juru ukur atau surveyor atau pemetaan operator ekskavator, las dan pekerjaan konstruksi lainnya,” ungkapnya.

Reporter : Fauzi
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam