2017 Pemkab Raja Ampat Sempurnakan 9 Raperda

Kabag Hukum Setda Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit

Reporter : Zainal Laadala

RAJA AMPAT, Kamis (13/4/2017) suaraindonesia-news.com – Pemerintah kabupaten Raja Ampat melalui bagian hukumnya, di tahun anggaran 2017 ini telah menyempurnakan 9 (sembilan) Rancangan peraturan daerah (Raperda). Yang mana Raperda baru, usulan dari SKPD penggagas maupun ada 1 (satu) usulan dari komunitas masyarakat adat suku maya, yaitu terkait dengan zona perlindungan pesisir yang dimiliki oleh masyarakat adat.

Selain itu, dari 9 (sembilan) Rancangan peraturan daerah, ada Raperda yang cukup bagus yaitu, larangan masuk kawasan atau zona wisata, di perairan laut Raja Ampat untuk kapal yang memiliki kapasitas ukuran tertentu.

“Ini masih rancangan sedang kami konsultasikan ke biro hukum provinsi Papua Barat, dan sekarang dua orang kasubag kami ke Manokwari membawa dengan sembilan Raperda. Muda-mudahan balik ada catatan,” ujar kabag hukum Setda Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit saat ditemui suaraindonesia-news.com di kantornya, jalan kompleks perkantoran Pemkab Raja Ampat, Kelurahan Warmasen, Distrik (Kecamatan red) Kota Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Rabu sore (12/4/2017).

Mohliyat mengatakan, setelah kasubag kami kembali, kami akan mengundang semua SKPD terkait dalam hal ini Dinas pariwisata,Dinas perhubungan dan pihak-pihak terkait lainnya, Kepolisian, Syahbandar, Lantamal.

“Kita undang semua otorita-otoritas terkait.” Tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here