20 LMDH di Blora Terima Dana Sharing Produksi Kayu

oleh
Acara Pembinaan dan penyerahan dana sharing produksi kayu Tahun 2015 dalam rangka kerjasama PHBM Perum Perhutani KPH Cepu dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dilakukan secara simbolis oleh Administratur Utama KPH Cepu H. Yudha Suswardanto di kantor Perhutani KPH Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora provinsi Jawa Tengah, Rabu (10 Januari 2018).

BLORA, Rabu (10/01/2018) sauaraindonesia-news.com – Lembaga Masyarakat Desa Hutan LMDH yang ada di Kabupaten Blora dan Bojonegoro Sebanyak 20 lembaga menerima dana sharing produksi kayu tahun 2015 diterima akhir tahun 2017.

Dalam acara Pembinaan dan penyerahan dana sharing produksi kayu Tahun 2015 dalam rangka kerjasama PHBM Perum Perhutani KPH Cepu dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dilakukan secara simbolis oleh Administratur Utama KPH Cepu H. Yudha Suswardanto di kantor Perhutani KPH Cepu Kecamatan Cepu Kabupaten Blora provinsi Jawa Tengah, Rabu (10 Januari 2018).

“Dalam Pembagian Shering ini menindaklanjuti surat direktur keuangan negara 307/022/6/keu/Dir/2017 salah satunya yaitu Pembayaran shering produksi kayu dan non kayu tahun anggaran 2015 Didevisi Ragional Jawa -Tengah,” kata Samino Kepala Sub seksi.

Samino selaku KSS Komper PKBL Kelola Sosial dan Pengembangan Koperasi Perhutani KPH Cepu Menyampaikan bahwa untuk dana sharing total dari tahun 2003 s/d 2015 sejumlah Rp 21.230.100.558.

“Untuk tahun 2015 jumlah sharing di Dua Kabupaten yang berbeda provinsi yakni Kabupaten Blora dan kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur Rp 846.208.451,” imbuhnya.

Ia menambahkan, ada 20 LMDH yang menerima sharing yaitu Kabupaten Blora 17 LMDH dan 3 LMDH dari Kabupaten Bojonegoro. “Untuk tahun 2015 yang terbesar dari LMDH Wono Lestari Desa Blungun Kecamatan Jepon sebesar Rp 177.148.246,-,” ungkapnya.

Sementara itu ADM KPH Perhutani Cepu Yudha Suswardanto Administratur Utama Perhutani KPH Cepu menyampaikan dalam hal ini kami sampaikan banyak terima kasih kepada LMDH, jajaran asper, jajaran KPH Cepu yang telah mengawal PHBM dengan baik.

“Kami Berharap untuk Sharing kedepan lebih baik dari shering kali ini dan lebih besar dari sekarang. Kita sama sama menyengkuyung keamanan hutan,” jelasnya.

Masyarakat diajak komunikasi untuk saling menjaga hutan.LMDH sudah kami anggap sebagai bagian Perhutani.Imbal balik yang kami harapkan bagaimana mengamankan dan menjaga hutan. Jangan sampai seperti dua bulan yang lalu seperti contohnya salah satuanya Permohonan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanani Sosial (IPHPS) di KPH Cepu yang berlokasi di wilayah RPH Gerdu sapi dan RPH Ngasahan BKPH Kendilan Kabupaten Blora yang meliputi Desa Gadu, Kelurahan Tambakromo dan Desa Kalen Kecamatan Sambong, Cepu dan Kedungtuban Kabupaten Blora sesuai surat pengajuan KPHR. ini juga menjadi persoalan bagi kita bersama sebagai LMDH maupun KPH Perhutani sendiri bisa saling menjaga.

Yudha berpesan untuk Informasi dari warga sangat dibutuhkan. “Masukan LMDH sangat kami tunggu jangan sungkan dan informasi sangat penting untuk menjaga asset dan menjaga kelestarian hutan bersama,” katanya.

Reporter : Lukman
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *