Grobogan, Suara Indonesia-News.Com – Didesa Terkesi Kecamatan Kelambu, Kabupaten Grobogan, digegerkan temuan Goa kedaton oleh karyawan penggali batu. Goa ini terletak di Desa Terkesi Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Goa ini ditemukan oleh beberapa warga kemarin saat menggali batu gamping di area pegunungan kendeng utara. Salah pekerja penggali bernama Muhamad.
“Semula kami menggali batu namun ketika tak dekati ada lubang, lalu kami menelusurinya dan saya yakini ini goa”,tuturnya muhamad.

Goa kedaton ini belum pernah ada yang meneliti dan belum diketahui oleh dinas terkait serta lebih lanjut dari ahli. hanya saja warga akan berhenti menggali dengan mengalihkannya ke wisata minat khusus. Keberadaan Goa ini cukup rawan. Stalaktit/stalakmitnya masih muda, rawan patah, dan takutnya akan mengganggu kelestarian staklatitnya itu sendiri, karena mulut Goa yang terlalu sempit dan memungkinkan untuk terpegang oleh pengunjung.
Meski keberadaan Goa ini cukup sempit dan lebih condong ke Vertikal, karena di dalam Goa ini terdapat sumber mata airnya.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua komunitas Wisata Grobogn yakni deny,” Semoga adanya goa Kedaton yang ditemukan di galian C dipegunungan kendeng utara didesa Terkesi Kecamtan Kelambu kab.grobogan kelak menjadi perhatian pemerintah setempat untuk dijadikan wisata, karena didaerah pegunungan kapur itu berpotensi sumber mata air yang alami,imbuhnya deny kepada suara indonesia-news.com
Hal serupa diungkapakan oleh komunitas Wisata Grobogan saat menjumpai goa tersebut demi kelestarian alam komunitas bernggotakan 21 orang ini sangat prehatian adanya galian C yang merusak lingkungan alam terutama pada pegunungan batu kapur kendeng utara.
“Galian C yang berada didesa Terkesi kecamatan Kelambu Kabupaten Grobogan dihentikan saja sebab akan membawa dampak negatif pada habitat sekitar goa Kedaton”,tambahnya. (Deny)












