Peristiwa

159 Desainer Interior Rebutkan Uang Rp 25 Juta di Block Office

72
×

159 Desainer Interior Rebutkan Uang Rp 25 Juta di Block Office

Sebarkan artikel ini
Block office Desain
Block Office Desain

KOTA BATU, Suara Indonesia-News.Com – Sebanyak 159  peserta  dari 49 kota dan kabupaten se Indonesia Nopember mendatang  akan mengikuti  lomba desain etnis tradisional  batik  di  Block Office (BO)  Kota Batu. Hal itu dimaksudkan  untuk mencari model desain interior yang paling sesuai dan menarik untuk gedung terpadu Pemkot Batu yang ada di jalan Panglima Soedirman Kota Batu.

Koordinator Panitia Lomba Desain Interior BO dari Jakata Entertainment  Internasional, Ardinaldo  saat ditemui, Selasa (27/10/2015) mengatakan, dalam lomba desainer interior block office tersebut pihaknya mengundan pecinta desainer se Indonesia termasuk Himpunan Desain Indonesia (HDI) dan Ikatan Arsitektur Indonesia.

Menurut Ardinando, 159 orang itu  diberikan kesempatan mengikutkan desain interior untuk Block Office hingga 18 November 2015 mendatang dan pemenang akan  diumumkan pada 20 November 2015.
“Dari 159 peserta itu,  hasil karya terbaik desain interior akan menjadi desain interior di Block Office Pemkot Batu, dan mendapatkan hadiah Rp 25 juta” kata Ardinaldo,

Lanjut dia, , dalam lomba desain interior Block Office tersebut ada sejumlah ketentuan yang menjadi dasar. Yakni desain interior tersebut bermotif klasik batik berciri khas Batu dan tidak dalam bentuk ukiran. Dengan demikian desain interior tersebut tidak sembarangan atau bermotif bebas”Dan ketentuan tersebut sudah disampaikan ke para desainer peserta lomba,” ucap Ardinaldo.

Untuk juara lomba desain interior block office, kedua, kedua Rp 12,5 juta, juara ketiga Rp 7,5 juta, serta juara harapan satu sampai lima sebesar Rp 1,5 juta.

“Dan untuk juara pertama desain interior selain mendapat hadiah uang juga berhak menjadi bagian dari proyek desain interior Block Office,” ujar Ardinaldo.

Sementara salah satu peserta lomba desain asal Malang, Putri mengaku, lomba desain tersebut cukup menantang baginya. Ini dikarenakan karya desain interior tersebut akan digunakan dalam gedung perkantoran terpadu (Block Office) Pemkot Batu.

“Rasanya senang dan bangga bila desain interior kami nanti bisa menjadi yang terbaik dalam lomba ini, Oleh karena itu,saya  setelah melihat langsung bangunan Block Office akan segera merancang desain interior sesuai ketentuan dari panitia lomba. Apalagi bila nantinya karya desain akan diaplikasikan di Block Offic” ungkapnya

Dengan lomba seperti ini  dirinya senang  sekali, karena dapat mengembangkan bakat dan menambah pengalaman.  Dan berharap sayembara ini bisa diaplikasikan ke public (adi Wiyono).