152 Keuchik Terpilih Di Lantik, Bupati Abdya; Jabatan Jangan Dijadikan Alat Kekuasaan

oleh -272 views
Foto : Bupati Abdya Akmal Ibrahim, SH saat melantik 152 keuchik definitif di halaman kantor Bupati Setempat.

ABDYA, Rabu (25/5/2022) suaraindonesia-news.com – Menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, didampingi Ketua TP PKK Ny. Ida Agustina, telah melantik 152 Keuchik (Kades) Terpilih di pilkades bulan Maret 2022 Lalu periode 2022-2028.

Pantauan media ini, acara pelantikan dan pengucapan sumpah tersebut berlangsung pada Rabu 25/5/2022 sekira pukul 09.00 WIB sampai selesai yang bertempat dihalaman kantor Bupati Setempat.

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Abdya Muslizar, Ketua DPRK Nurdianto, Wakil Ketua Hendra Fadli, Kapolres AKBP Muhammad Nasution, Kajari Abdya di wakili Fakhrul Rozi Sihotang, dan Dandim 0110 di wakili Kapten Inf Edi Mailiswar, Sekda Salman Alfarisi, Asisten I Amrizal, Inspektorat Salman, Kabag pemerintahan Reza kamarullah, Imum mukin, Para tuha Peut, serta lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Abdya Akmal Ibrahim mengatakan, bahwa salah satu tugas Bupati itu adalah menyelenggarakan pemilihan kepala desa secara demokratis.

“Alhamdulillah hari ini sudah saya lantik dalam masa jabatan periode 2022 – 2028. Selamat kepada Keuchik yang baru dilantik, semoga amanah ini benar – benar diembannya dengan baik dan bijaksana serta dapat memberikan kontribusi yang lebih terhadap desa yang dipimpin,” kata Akmal.

Selanjutnya, Akmal memgingatakan, jika sebagai aparat Pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Kami berharap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Keuchik dituntut untuk bersikap adil kepada setiap orang tanpa memandang siapa dan apa kedudukan orang tersebut,” tegasnya.

Demi terciptanya pelayanan publik sesuai harapan, lanjut Akmal, maka pengabdian tersebut harus dilandasi dengan dedikasi, loyalitas dan disiplin yang tinggi.

“Aspek tersebut sangat penting untuk diimplementasikan, mengingat saat ini masyarakat sangat kritis terhadap kinerja pemerintah pada semua tingkatan,” jelas dia.

Kemudian, pihaknya juga menghimbau kepada para Keuchik yang baru dilantik, agar jangan sekali-kali berorientasi pada sebuah jabatan yang akhirnya dijadikan sebuah alat kekuasaan.

Namun, yang perlu diandalkan adalah sifat melayani masyarakat, sehingga nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi para Keuchik siap menjalankan amanah Negara dalam peraturan perundang-undangan dan norma-norma agama. dua hal itu menjadi prinsip kerja secara Negara dan bagaimana peraturan itu dia gunakan untuk menunjukkan dalam mewujudkan keinginan-keinginan masyarakat,” pungkas Bupati Akmal.

Reporter : Nazli
Editor : Nurul Anam
Publisher : Ipul

Tinggalkan Balasan