1500 Anak Yatim di Kota Probolinggo Terima Santunan Uang Tunai Dan Sembako

oleh -170 views
Foto : 1500 Anak yatim di Kota Probolinggo terima santunan uang tunai dari BAZNAS dan paket sembako dari Pemkot Probolinggo, Minggu (21/8/2021).

PROBOLINGGO, Minggu (21/8/2021) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 1500 anak yatim yang tersebar di 5 wilayah Kecamatan di Kota Probolinggo, Jawa Timur terima santunan uang langsung tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan paket sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Ketua Baznas Kota Probolinggo, Muhammad Agus Syaifudin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS, yaitu Probolinggo peduli anak yatim piatu dan bertepatan dengan 10 Muharram.

“Tujuannya untuk mengetuk kepedulian dan menyalurkan amanah dari para donatur agar tersampaikan kepada yang berhak menerima. Santunan yang diberikan berupa uang langsung tunai sebesar 250 ribu per anak,” sebutnya, Minggu (21/8).

Sementara Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang hadir bersama Ketua DPRD Abdul Mujib dan perwakilan dari Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820 Pronolinggo, Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati serta perangkat daerah menyerahkan santunan dan bantuan paket sembako kepada anak yatim. Sasaran lokasi pertama di Kecamatan Kanigaran dengan total penerima santunan sebanyak 349 anak yatim.

“Kegiatan ini rutin dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo, kami juga menerima amanah untuk menyalurkan bantuan sosial sebanyak 1500 paket sembako dari Juragan 99. Sehingga jumlah ini sesuai dengan jumlah anak yatim yang menerima santunan,” jelas wali kota.

Bantuan untuk masyarakat dari Dinas Sosial juga terus berjalan, mudah-mudahan bermanfaat dan berjalan lancar, sambung wali kota yang akrab dipanggil dengan sebutan Habib Hadi ini.

Ia juga meminta doa dari anak-anak yatim agar diberikan kekuatan dan istiqomah dalam menjalankan kewajiban dan amanah.

“Yang paling utama adalah doa mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera sirna dari bumi ini,” harapnya.

Beranjak dari lokasi pertama, wali kota beserta rombongan menuju lokasi kedua di Kecamatan Kedopok dengan total penerima santunan sebanyak 246 anak yatim. Lalu di Kecamatan Kademangan sebanyak 290 anak yatim, Kecamatan Wonoasih sebanyak 197 anak yatim dan lokasi terakhir di Kecamatan Mayangan sebanyak 418 anak yatim.

Habib Hadi juga berpesan kepada para camat dan lurah agar mengecek data anak-anak yatim. Jangan sampai ada yang kelewat tidak menerima santunan.

“Jika sampai ada yang terlewat, kalau saya tau dan saya mendengar informasi maka tolong diperbaiki data-datanya. Karena saya tidak ingin mereka yang berhak dan membutuhkan perhatian tidak tersentuh,” tegasnya.

“Tanpa adanya kebersamaan mustahil saya akan tahu tentang kondisi di lapangan khususnya bagi anak yatim yang sakit atau menderita sakit bawaan. Segera informasikan ke lurah dan camat untuk memantau dan memberikan fasilitas kesehatan yang terbaik,” sambungnya.

“Saya tidak ingin ada alasan klasik karena orang tuanya tidak ngomong sehingga perlu mencari tahu dan memberitahu RT RW setempat. Supaya kita bersama-sama untuk saling membantu satu sama lainnya,” imbuhnya.

Sebelum beranjak pergi wali kota mengetuk hati masyarakat agar peduli dan memperhatikan nasib anak-anak yatim.

“Mari peduli dan perhatikan anak-anak yatim karena mereka butuh sentuhan dan rangkulan kita. Jangan sampai anak-anak yatim di Kota Probolinggo tidak tersentuh pendidikannya dan terabaikan masa tumbuh kembangnya. Jika ada anak yatim yang tidak terurus segera informasikan kepada saya. Kita harus mensyukuri nikmat yang ada dengan berbagi kepada anak-anak yatim,” pungkas orang nomor satu di kota Bayuangga ini.

Reporter : S.Widjanarko
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *