149 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2016 dan Easfood & Eastpack Indonesia

oleh
Daud Darma Salim, Direkrut PT. Kristamedia Pratama

Reporter: Adhi

Surabaya, 13/08/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara resmi telah membuka Surabaya Printing Expo 2016 dan Easfood & Eastpack Indonesia 2016 di Grand City Surabaya, Kamis (11/8/2016).

Pameran teknologi percetakan terbesar di Jatim ke-11 serta pameran internasional di bidang makanan, bakery, fishery, horeca/jasa boga, dan teknologi pengemasan ke-8 ini akan berlangsung selama 4 hari hingga 14 Agustus 2016.

Pameran ini digelar Krista Exhibitions PT Kristamedia Pratama. Direktur PT Kristamedia Pratama, Daud Dharma Salim, mengatakan, pameran ini diikuti 149 perusahaan. Rinciannya, 62 perusahaan peserta Surabaya Printing Expo dan 87 perusahaan peserta Easfood & Eastpack Indonesia.

“Jumlah peserta tersebut naik dibandingkan tahun lalu. Prenting tambah 8 perusahaan, sedangkan makanan minuman tambah lebih 15 perusahaan,” jelas Daud seusai acara pembukaan.

Daud yakin, dengan semakin banyaknya perusahaan yang berpartisipasi jumlah pengunjung pameran juga semakin banyak. Dia targetkan pengunjung pameran kali ini kisaran 4.000 hingga 5.000 orang per hari.

“Kami optimis total pengunjung selama pameran mencapai 25.000 orang,” tambahnya.

Dia pun optimis banyaknya pengunjung akan mendongkrak nilai transaksi. Diperkirakan transaksi yang dibukukan akan mencapai Rp 250 miliar. Dari jumlah itu, nilai transaksi printing diperkirakan mencapai Rp 150 miliar,  sedangkan Easfood & Eastpack sebesar Rp 100 miliar.

“Jika terealisasi, berarti kenaikannya 10 sampai 15 persen dibandingkan transaksi yang dibukukan tahun lalu,” ujarnya.

Menurut Daud, pameran printing ini diharapkan dapat meningkatkan perkembangan usaha grafika agar dapat memajukan dunia industri percetakan.

Sementara lewat pameran Easfood & Eastpack diharapkan dapat meluaskan wawasan para pengusaha makanan minuman tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka, sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha di bidang industri pangan untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas.

“Ini penting agar produk kita di dalam negeri mampu bersaing dengan produk luar negeri,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya mengundang seluruh masyarakat Jatim dan pelaku bisnis khususnya dari Surabaya dan sekitarnya untuk hadir dan mengunjungi pameran ini.

“Tahun depan kegiatan yang sama juga akan kita gelar, namun waktunya tidak bersamaan antara pameran printing dengan makanan minuman,” pungkas Daud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *