136 Kepala Sekolah Dasar Negeri Belum Diisi, Disdik Sumenep Dinilai Lamban

oleh
Kepala Dinas Pendidikan, A Sadik

Reporter: Liq

Sumenep, Rabu (25/1/2107) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 136 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hampir dua tahun dibiarkan kosong oleh Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Disdik terkesan sangat lamban dalam pengisian jabatan Kepala Sekolah yang ada di wilayah Sumenep padahal sudah hampir dua tahun, ada 136 Sekolah Dasar Negeri hanya, namun sementara diisi oleh PLT dan malah dibiarkan kosong.

Bupati Sumenep A Busyro Karim saat dikonfirmasi terkait kekosongan Kepala Sekolah Dasar ini mengatakan bahwa sebenarnya masalah kekosongan ini pihaknya sudah lama menunggu dari Dinas Pendidikan karena proses di Dinas Pendidikan masih belum selesai sampai saat ini.

“Iya kalau proses itu sudah selesai dan sudah samapai ke saya,  ia pengisian Kepalah Sekolah Dasar ini pasti sudah selesai,” ujar Busyro, Rabu (25/1/2017).

Menurut Busyro, proses pengisian jabatan kepala sekolah yang saat ini dijabat oleh Plt (Pelaksana tugas) itu harus segera direalisasikan agar semua sekolah di Sumenep memiliki kepala sekolah definitif.

“Apalagi kekosongan kepala sekolah yang hampir dua tahun, walapun tidak mengganggu proses Kelompok Belajar Mengajar (KBM), tapi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut biar Sekolah mempunyai Kepala Sekolah,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan, A Sadik menjelaskan dirinya mengaku kekosongan jabatan kepala sekolah tersebut lantaran terkendala pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada waktu itu. Sebab, 6 bulan sebelum masa jabatan Bupati berakhir tidak boleh melakukan mutasi, sementara masa jabatan kepala sekolah sudah berahir.

Sedangkan pemerintah daerah dihadapkan dengan proses perubahan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *