Pembongkaran TPS, PD PPJ Saling Lempar Bola dengan PT Javana

oleh -50 views

Bogor, Suara Indonesia-News.Com – PD PPJ dan Pengembang Pembangunan Revitalisasi Blok A,B1 dan B2 PT Javana Artha Perkasa Saling lempar Bola terkait Pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berlokasi  di jalan Dewi Sartika Pasar Kebon Kembang.        

Perwakilan PT Javana Artha Perkasa Heri Ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan, bahwa PT Javana Sendiri sudah 100% menyelesaikan pekerjaannya, hanya saja kata Heri Pihak PD PPJ sendiri belum membongkar TPS.

“Sebenarnya PD PPJ sudah layangkan surat edaran kepada pedagang, Tapi sampai sekarang belum dibongkar, padahal sangat merugikan Pihak PT Javana dan Pedagang Sendiri terutama pedagang Blok B1 dan B2,” tutur Heri  Saat Dikonfirmasi terkait  kendala Pembongkaran TPS.

Heri mengatakan dari pihak PT Javana Sendiri tidak ada kendala bahkan PT Javana Sendiri menginginkan agar sesegera mungkin dibongkar sebab sebagian pedagang sudah mengisi kios mereka sementara TPS sendiri belum ada yang dibongkar.

“Bukankah TPS itu dibangun untuk Pedagang yang punya hak di Blok A, terus yang dipenampungan, pedagang yang mana,”katanya.

Menurut heri, Seharusnya sebelum masuk ke kios masing-masing persiapan pembongkaran TPS sudah dipersiapkan.                            

Heri juga menambahkan bahwa kemungkinan Pedagang yang di TPS sendiri saling tarik menarik Artinya ada kepentingan masing-masing, paparnya.

Seperti kita ketahui sebelumnya Kabag Jasa PD PPJ Rizal Utami mengatakan  bahwa TPS tersebut belum bisa dibongkar tanpa ada surat tertulis dari PT Javana Arta Perkasa Kepada Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) dan Selain  itu tim pengawas pembangunan juga akan turun kelapangan guna melihat kondisi bangunan.

Tim pengawas tersebut antara lain Wasbangkim, Binamarga dan PD PPJ.

Dari hasil Tim Pengawas tersebutlah  nanti PT Javana akan membuat berita acara untuk pembongkaran dan pedagang juga pindah ke kios masing-masing yang terletak di Blok A kata Rizal saat ditemui diruang kerjanya.

Sementara ketika Dirut PD PPJ Andi Latif dikonfirmasi melalui SMS. Terkait batas waktu Isi surat edaran tertanggal 06 mei 2015 tentang peringatan pertama kepada pedagang Blok A.Dirut PD PPJ Andi Latif tidak menjawab. (Iran G Hasibuan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *