SAMPANG, Kamis (19/12) suaraindonesia-news com – Sungguh miris dan kasihan siswa kelas 1 SDN Robatal 2 Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, yang terpaksa belajar diruangan kelas darurat berdinding seng. Siswa yang masih duduk dibangku kelas 1 ini, setiap hari belajar tidak konsentrasi karena kondisi ruangan panas.
Informasi dari Kasek SDN Robatal 2 Fitur Rahman melalui Bendahara sekolah mengatakan, sebanyak 29 siswa kelas 1 belajar diruangan darurat berdinding seng, karena kekurangan ruang kelas. Awalnya, selama 5 tahun siswa kelas 1 berkumpul dengan ruang kelas lain dengan cara disekat menjadi dua ruangan.
“Namun karena kondisi semakin tidak memungkinkan, karena jumlah siswa kelas 1 semakin banyak, akhirnya dibuatkan ruangan kelas darurat berdinding seng untuk siswa kelas 1. Sebenarnya kasihan, karena ruangan kelas panas,” ungkapnya.
Dikatakan, kondisi SDN Robatal 2 yang kekurangan ruang kelas sudah diketahui Dinas Pendidikan Sampang, tapi tidak ada perhatian. Akhirnya, dibuatlah ruang kelas darurat berdinding seng. Namun, ruangan kelas panas dan tidak layak untuk tempat proses belajar mengajar.
Terakhir ia berharap, pada TA 2025 mendatang ada perhatian dari Dinas Pendidikan Sampang, atas kekurangan ruang kelas di SDN Robatal 2. Sehingga, siswa kelas 1 mempunyai ruang kelas yang layak sebagai tempat belajar. Karena, kondisi ruang kelas yang ada sangat tidak layak dan memprihatinkan.
“Panas pak ruangan kelas ini, karena berdinding seng,” terang seorang siswa perempuan polos.
Mendengar ungkapan polos seorang siswa perempuan yang masih duduk dibangku kelas 1 itu, sangat memilukan dan menyayat hati. Beginikah dunia pendidikan Sampang.












