1 Syawal 1443 H/ 2022 M Terjadi Perbedaan Di Abdya

oleh -223 views
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, memukul beduk pelepasan pawai takbiran keliling yang dipusatkan di Komplek Madjid Agung Baitul Ghafur di Gampong Seunaloh, Blangpidie, Minggu (1/5/2022) malam.

ABDYA, Senin (2/5/2022) suaraindonesia-news.com – Sebagian jamaah/masyarakat setempat melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H pada Senin (2/5/2022). Sedangkan sebagian besar lainnya melaksanakan shalat Idul Fitri pada, Selasa (3/5/2022) pagi.

Suara takbir mengagungkan asma Allah bergema di seluruh Masjid organisasi Muhammadiyah di Abdya bakda shalat magrib Minggu malam untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, Senin pagi.

Seperti di Masjid At-Taqwa Blangpidie serta di seluruh Masjid jamaah Muhammadiyah di Kecamatan-kecamatan daerah berpenduduk sekitar 150 ribu jiwa itu tersebar di sembilan Kecamatan, sejak Babahrot sampai Lembah Sabil.

Laporan yang diterima awak media, ada satu dua Masjid non-Muhammadiyah juga sudah mengumandangkan takbir bakda magrib pada Minggu malam.

Seperti Masjid Nurul Yaqin, Gampong Keude Siblah, Blangpidie untuk melaksanakan 1 Syawal Idul Fitri 1443 H, Senin pagi.

Kemudian, jama’ah Masjid Agung Baitul Ghafur, sebuah Masjid megah milik Pemkab Abdya, juga mengumandang takbir sejak bakda magrib, setelah pemerintah melalui Menteri Agama RI mengumumkan penetapan 1 Syawal 1443 H jatuh 2 Mei 2022.

Sementara itu Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, melepas pawai takbiran yang dipusatkan di Kompleks Masjid Agung Baitul Ghafur lokasi Gampong (Desa) Seunaloh, Blangpidie.

Pelepasan pawai takbiran keliling ditandai pemukulan beduk oleh Bupati Akmal, bersama Ketua DPRK, Kapolres, Dandim 0110 /Abdya, Wakil Ketua I DPRK, dan seluruh Anggota Forkopimkab didampingi Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah, Ubaidillah SAg.

Hadir, Sekda Abdya, Salman Alfarisi, Pimpinan SKPK, para Camat, para pejabat beberapa pimpinan organisasi keagamaan serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Akmal Ibrahim, S.H mengatakan, penglepasan pawai tabir kali ini merupakan yang terakhir olehnya, karena dirinya akan berakhir masa tugas sebagai Bupati Abdya pada bulan Agustus mendatang.

Selain itu, Akmal juga menyampaikan permintaan maaf, baik selaku pimpinan pemerintahan maupun sebagai pimpinan masyarakat setempat.

Tentang terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal, menurut Bupati Akmal Ibrahim tidak masalah, asalkan tidak saling klaim dan mengejek. Dan ia mengaku salut kepada warga Abdya yang dinilai semakin dewasa menyikapi perbedaan.

Pawai takbiran menyambut hari kemenangan yang dilepas Bupati Akmal, diikuti puluhan kendaan roda empat serta ratusan kendaraan roda dua.

Iring-iringan mobil peserta pawai keliling itu dikawal personel Polres Abdya. Pawai takbiran menempuh rute dua arah. Rute dari Madjid Agung Baitul Ghafur Blangpidie menuju Lembah Sabil, lokasi perbatasan dengan Aceh Selatan, dipimpin Sekda Salman Alfarisi ST.

Sementara Asisten Pemerintahan, Amrizal SSos, memimpin pawai takbiran rute dari Masjid Agung Baitul Ghafur menuju Babahrot atau lokasi perbatasan dengan Nagan Raya.

Diketahui, prosesi Shalat Id di Masjid Agung Baitul Ghafur itu Senin pagi, bertindak sebagai Khatib, Tgk Akmal Abzal SHI dari Banda Aceh, Imam adalah Tgk Mulia.

Reporter : Nazli
Editor : Redaksi
Publisher : Ipul

Tinggalkan Balasan