Wujudkan Pilkada Damai, Polres Probolinggo Gelar FGD

Kapolres Probolinggo, AKBP. Fadly Samad saat  memberi sambutan kegiatan FGD di GIC Kota Kraksaan. 

PROBOLINGGO, Selasa (17/04/2018) suaraindonesia-news.com – Untuk mewujudkan situasi yang aman dan damai di wilayah hukum Polres Probolinggo menjelang dan saat pelaksanaan Pilihan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo Jawa Timur yang bakal digelar secara serentak pada 27-Juni mendatang, Kapolres Probolinggo AKBP. Fadly Samad menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Forkopimda dan MUI setempat.

Acara tersebut digelar di Gedung Islamic Centre (GIC) Kota Kraksaan, diikuti oleh segenap Forkopimda setempat beserta jajarannya dan MUI Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya, Kapolres Probolinggo AKBP. Fadly Samad menyampaikan, Pilihan Kepala Daerah (Pilkada), tidak hanya berorientasi untuk memenangkan kompetisi saja, namun merupakan bagian dari pesta demokrasi rakyat.
Menurut Kapolres, Pesta itu seharusnya disambut dengan penuh kegembiraan dan keceriaan.

“Untuk memilih pemimpin yang amanah untuk lima tahun kedepan. Untuk memilih pemimpin yang bisa membawa Kabupaten Probolinggo kedepan menjadi lebih baik, aman dan sejahtera,” tuturnya.

Menurutnya, FGD merupakan salah satu cara untuk menyamakan persepsi dan pemahaman tentang situasi yang sedang berkembang. Tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk terwujudnya stabilitas Kamtibmas yang aman dan damai, serta untuk mencegah terjadinya konflik sosial, isu sara, ujaran kebencian serta mencegah berita hoax untuk terciptanya pilkada damai 2018 di wilayah hukum polres Probolinggo.

“Ini bukan semata-mata tugas kepolisian, TNI maupun Pemerintah Kabupaten Probolinggo saja. Tapi ini merupakan kewajiban seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Probolinggo, untuk menjaga situasi Kamtibmas yang damai, aman dan kondusif menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya Fadly Samad.

Dia juga menjelaskan, pilkada sebagai salah satu media demokrasi di Indonesia, memungkinkan adanya polarisasi yang terlegitimasi.

“Artinya wajar jika terjadi adanya perpecahan dan gesekan dalam pelaksanaan pilkada. Namun harus dalam koridor batasan-batasan tertentu,” tegasnya.

Dia berharap, dengan kegiatan FGD tersebut bisa didapatkan satu value dan pemikiran untuk mengawal pelaksanaan pilkada yang damai.

“Kami harap dengan FGD ini didapatkan satu value dan pemikiran untuk mengawal pelaksanaan pilkada aman, damai dan lancar, sehingga bisa merubah Probolinggo menjadi zona yang aman/putih,” tandasnya.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here