Wisata Rohani Sebagai Ikon Kota Gunungsitoli di Soarowiga

Peletakan batu pertama oleh Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua. Selasa (31/10/2017).

GUNUNGSITOLI, (News Indonesia) – Dalam rangka memajukan Kota Gunungsitoli dalam bidang pariwisata, Pemerintah Kota Gunungsitoli berencana membangun ikon Kota Gunungsitoli yakni Taman Wisata Rohani yang akan dibangun di Soarowiga, Desa Hilinakhe.

Pembangunan Taman Wisata Rohani ini dimulai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Walikota Gunungsitoli, Ir. Lakhomizaro Zebua. Selasa (31/10/2017).

Walikota Gunungsitoli dalam kesempatan itu menyampaikan, pada hari ini secara bersama-sama kita memulai satu gerakan spektakuler pembangunan destinasi wisata di Kota Gunungsitoli.

“Pengembangan dan pembangunan destinasi wisata baru di kota Gunungsitoli sangat diperlukan, dan Tuhan telah memberi kawasan ini sebagai lokasi yang tepat untuk mendirikan Monumen Yesus Juru Selamat yang jika nantinya selesai dibangun akan menjadi ikon baru Kota Gunungsitoli secara khusus dan menjadi objek wisata baru di Kepulauan Nias,” terang Lakhomizaro Zebua.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, Pemerintah Kota Gunungsitoli saat ini dan tahun 2018 akan memfokuskan pembangunan sarana dan prasarana gedung kantor dan penataan Kota Gunungsitoli, salah satunya yang telah dimulai yakni penataan taman Ya’ahowu dan pembangunan Monumen peringatan gempa Nias sekaligus melakukan pelebaran jalan, penonjolan ikon kota Gunungsitoli seperti masjid al-furqan Kota Gunungsitoli dan menata Simpang meriam di jalan Diponegoro (Kampung Baru).

“Pembangunan taman wisata rohani kota Gunungsitoli Soarowiga Desa Hilinakhe, Kecamatan Gunungsitoli Barat yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada hari ini direncanakan ditata sedemikian rupa sehingga Monumen yang akan didirikan ini dapat dilihat dari Kota Gunungsitoli dan sebaliknya dari lokasi ini, wisatawan dapat melihat keindahan kota Gunungsitoli,” terang Lakhomizaro Zebua.

Menurutnya, Kota Gunungsitoli juga telah dipersiapkan bersama-sama menjadi calon Ibu Kota Provinsi Kepulauan Nias.

Di akhir sambutannya, Walikota Gunungsitoli menyampaikan, bahwa pembangunan Monumen dan penataan lokasi taman wisata rohani Soarowiga membutuhkan biaya yang cukup besar dan Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap agar didukung oleh semua pihak baik Pemerintah Kabupaten Se-Kepulauan Nias maupun oleh investor lokal atau investor non-lokal serta masyarakat Desa Hilinakhe, Kecamatan Gunungsitoli Barat.

Selain itu, ia juga menyampaikan terimakasih kepada warga yang telah menghibahkan tanahnya kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk pembangunan wisata baru ini.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penanaman pohon di dalam Kompleks Taman Wisata Rohani yang bertujuan untuk menambah keteduhan wisatawan dan kedamaian bagi pelaku kebaktian Padang dan kegiatan kekeluargaan lainnya.

Turut hadir Wakil Bupati Nias Utara, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Ephorus BNKP,  Kapolres Nias, ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli,  mewakili Dandim 0213 Nias, mewakili Danlanal Nias, Kepala BNN kota Gunungsitoli, Kementerian Agama, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli,  Ketua TP PKK kota Gunungsitoli, Ketua DWP,  Kepala Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, tokoh masyarakat dan beberapa undangan lainnya.(Rukun/Kie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here