Wawalkot Gunungsitoli : Peran Aktif Semua Pihak Dibutuhkan Untuk Menjaga Pancasila

Upacara Hari Lahir Pancasila

Reporter: T2g

GUNUNGSITOLI, Kamis (1/6/2017) suaraindonesia-news.com – Hari Lahirnya Pancasila ke-72 Tahun 2017, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Badan Kesbangpol melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72, bertempat di Halaman Kantor Walikota Gunungsitoli, Kamis (1/6).

Pada upacara tersebut Wakil Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli menjadi Inspektur Upacara, dalam pidatonya Wakil Walikota membacakan sambutan Presiden RI, Joko Widodo dalam rangka Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945 – 1 Juni 2017.

Sowa’a Laoli menghimbau peran aktif para Ulama, Ustadz, Pendeta, Pastor, Bhiksu, Pedanda, Tokoh Masyarakat, Pendidik, Pelaku Seni dan Budaya, Pelaku Media, Jajaran Birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila, meningkatkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan.

Lanjutnya, Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Pemerintah berkomitmen untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus dilakukan,” terangnya.

Ia berpesan agar seluruh elemen masyarakat harus saling bahu-membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.

“Seharusnya juga kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran, agar dapat menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata Internasional,” tuturnya.

Namun demikian, kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Dalam hal ini Pemerintah bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti-Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhineka Tunggal Ika.

“Pemerintah bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi Indonesia,” tegasnya.

Upacara berlangsung khidmat, yang mana dalam upacara ini dibacakan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila yang mana menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila, dan merupakan hari libur nasional, serta memutuskan bahwa Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Upacara tersebut dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Sekda Kota Gunungsitoli, Kepala Pengadilan Negeri Gunungsitoli, para Asisten Sekda Kota Gunungsitoli, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli, anggota TNI/POLRI, utusan dari Sekolah/Perti dan seluruh Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here