Warga Terima Ganti Rugi Pembangunan Tol Bocimi Seksi I Ciawi Cigombong

Foto: Salah satu warga sedang menerima secara simbolis untuk ganti rugi tanah. (Foto: Iran/SI)

BOGOR, Selasa (15 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Warga terdampak proyek jalan tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi) Seksi I Ciawi-Cigombong mulai menerima pembayaran ganti rugi tanpa ada potongan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor Jl Ahmad Yani No 41 Kota Bogor, Selasa (15/8).

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh SH,M.Si, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono, PPK Tol Bocimi Bambang, perwakilan polres Bogor Kota, perwakilan Kejari Bogor, perwakilan BNI,Camat Bogor Selatan Sujatmiko, para Lurah dan masyarakat yang menerima ganti rugi.

Sebanyak tiga kelurahan dari 27 orang dan 29 bidang di kecamatan bogor selatan, kota bogor, jawa barat menerima pembayaran ganti rugi tanpa ada potongan. Pencairan uang dikirimkan langsung ke rekening penerima.

“Ganti rugi diberikan kepada 22 warga dan 24 bidang milik pemerintah Kelurahan Bojongkerta dengan total Uang Ganti Rugi (UGR) Rp. 20.007.732.500, untuk Kelurahan Harjasari 1 orang/1bidang UGR Rp 67.847.000 sementara warga Kelurahan Kertamaya 4 orang/4 bidang total UGR Rp. 655.025.000, jadi untuk total UGR di tiga kelurahan tersebut jumlah totalnya sebanyak Rp 20.730.604.500,” ujar Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh SH,M.Si Senin (15/8)

“Tanah yang dibayarkan ganti rugi sudah melalui kesepakatan dan pembayarannya melalui rekening bank masing-masing tanpa ada potongan,” jelas Ery.

Menurut Ery dari total pengadaan lahan sebanyak 52 bidang dari 41 pemilik lahan, 11 bidang dalam proses pembayaran selanjutnya, sementara 21 bidang belum ada kesepakatan. Baca Juga: Kapolres Langsa Musnahkan 40 Paket Daun Ganja Kering

“Jika setelah dua minggu, setelah dilayangkan surat maka akan diambil langkah konsinyasi di pengadilan bogor,” ujarnya.

Salah satu warga Darma yang berasal dari Kelurahan Bojongkerta yang menerima ganti rugi tanah seluas 1288 M2 dengan total uang Rp 3.032750.000 mengatakan, ucapan terima kasihnya kepada pemerintah dan juga kepada BPN Kota Bogor, karena menurutnya proses pembayarannya tergolong tidak sulit.

“Setidaknya saya juga sudah ikut membantu program pemerintah,” ungkapnya.

Berkaitan dengan uang penggantian tanah yang ia diterima tersebut, sudah ia alokasikan untuk membeli tanah seluas 3000 M2 dengan harga Rp 650.000/M dengan lokasi tanah yang lebih strategis dari sebelumnya.

“Mudah mudahan, uang yang saya terima sudah saya alokasikan untuk membeli tanah seluas 3000 M2 dan semoga sisanya akan lebih barokah untuk saya pergunakan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here