Warga Tanduk Kaluak Tolak Relokasi Pasar Malabo, Pemda Akan Tinjau Ulang

Saat warga kecamatan Tanduk Kaluak menggelar aksi penandatanganan Petisi

MAMASA, Kamis (11/10/2018) Suaraindonesia-news.com – Melalui aksi Warga Tanduk Kaluak Tolak Relokasi Pasar Malabo, Pemda Akan Tinjau Ulangpenandatanganan Petisi Masyarakat Tanduk Kaluak menyatakan penolakan relokasi Pasar Malabo oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat pada tanggal 06 Oktober 2018 pekan lalu.

Pihak warga menyatakan sikap menolak keras relokasi pasar tersebut dengan alasan apapun. Menurutnya kemacetan yang muncul disetiap hari pasar bukan sepenuhnya persoalan pasar namun tidak proaktifnya pemerintah dan pihak yang berwajib untuk mengatur lalu lintas ketika hari pasar.

Menurut warga jika permintaan mereka tidak diakomodir oleh pihak pemerintah maka akan menggelar aksi unjuk rasa jau lebih besar.

Menanggapi hal itu Yahyadin Karim kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan mengatakan pembangunan gedung pasar yang berada di Bala Batu, Kecamatan Tanduk Kaluak Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat tersebut jau sebelumnya telah di kordinasikan dengan pihak pemerintah setempat dan para pedagang, bahkan pihak pedagang telah membuat surat pernyataan pengakuan bahwa siap untuk direlokasikan pasar tersebut.

“Mana mungkin kami akan mengambil keputusan begitu saja tanpa ada persetujuan dari Masyarakat setempat juga pemerintah setempat mulai dari kepala Desa sampai ke Camat nya,” kata Yahyadin saat dikonfirmasi melalui via telfon genggamnya.

Lanjut Yahyadin bahkan baru baru ini telah dilaksanakan sosialisasi di kantor Camat Tanduk Kaluak sebanyak dua kali terkait penggunaan pasar tersebut dihadiri oleh masyarakat dan para pedagang sekaligus pencabutan lot untuk pengambilan ruko saat itu.

“Herannya kami tiba-tiba ada gerakan penolakan, kenapa tidak dari awal supaya kami bisa pikirkan,” jelasnya.

Namun demikian kata Yahyadin selaku pemerintah daerah tetap akan melakukan peninjauan ulang untuk mencari jalan keluar agar masyarakat tidak merasa dirugikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) utamanya dalam perkembangan perekonomian.

“Ini juga keinginannya pak Bupati agar mencari solusi yang terbaik,” sebutnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Camat Tanduk Kaluak untuk bagaiamana mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, bila perlu pasar baru yang ada di Bala Batu itu di tunda dulu untuk sementara waktu disamping membicarakan soal hari pasar dan solusi lainnya.

“Yang pasti kedepan kita tidak akan sia-sia kan bangunan pemerintah yang dipersembahkan oleh masyarakat termasuk bangunan pasar yang ada di Desa Bala Batu,” pungkasnya.

Reporter : Bung Wahyu
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here