Warga Perumahan Keluhkan Tak Ada Tempat Sampah

Salah satu warga sedang membuang sampah dipinggir jalan.

Sampang, Suara Indonesia-News.Com Warga perumahan Permata Selong, Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Kota Sampang, mengeluhkan karena di perumahan mereka tidak ada bak contener tempat penbuangan sampah sementara, yang disediakan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat.

Sehingga, warga Perum Permata Selong yang terdiri dari RT 5 dan RT 6, terpaksa membuang sampah atau limbah rumah tangga tidak pada tempatnya, dipinggir jalan tepatnya disamping pintu gerbang menuju perumahan Permata Selong.

Seharusnya Pemkab Sampang melalui instansi terkait BLH, bak contener tempat sampah di setiap lokasi perumahan yang padat penduduk. Sehingga, sampah tidak berserakan dan warga tidak membuang sampah sembarangan.

Pantauan wartawan dilokasi, terlihat salah satu warga sedang membuang sampah sembarangan dipinggir jalan. Juga, terjadi tumpukan sampah kotor dan bau saat melintas dijalan tersebut.

Luluk (37), salah satu warga setempat saat dikonfirmasi, menjelaskan dulu sekitar tahun 2006-2011, dilokasi pembuangan sampah Perum Permata Selong, BLH menyediakan bak contener tempat pembuangan sampah sementara.

Sehingga, saat itu sampah dan limbah rumah tangga tidak berserakan dipinggir jalan. Setiap satu minggu sekali, ada petugas dari BLH setempat, datang untuk mengangkut bak contener sampah tersebut. “Dan menggantinya dengan bak contener sampah yang baru dan kosong. Sehingga, persoalan sampah di perum Permata Selong dapat teratasi dengan baik,” terangnya.

Masih menurut Luluk, entah kenapa sejak tahun 2012 sampai sekarang–Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sampang, tidak lagi menyediakan bak contener tempat pembuangan sampah sementara.

“Akibatnya, petugas sampah Perum Permata Selong, membuang dan menumpuk sampah warga setiap harinya di pinggir jalan depan pintu masuk perumahan. Sehingga, menjadi pemandangan yang tidak bagus dan menimbulkan bau tak enak,” paparnya panjang lebar.

Untuk itu, dia berharap pihak BLH Sampang jangan tutup mata terkait sampah di Perum Permata Selong, dan segera memberi bak contener sampah. Sebab, masalah sampah bisa menimbulkan wabah penyakit bagi masyarakat.

“Jangan sampai ada kejadian warga perumahan terserang penyakit yang diakibatkan oleh adanya tumpukan sampah. Karena pihak BLH juga harus ikut bertanggung jawab, karena lalai dalam memperhatikan kebersihan kota Sampang, dari tumpukan sampah yang sembarangan,” pungkasnya.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Jufri (33), salah satu pengendara roda dua saat melintas di jalan tersebut, dia mengaku bau tumpukan sampah itu sangat mengganggu. Karena baunya sangat menyengatdan juga terlihat sangat kumuh ditempat tersebut.

“Saya sangat berharap pada Pemkab Sampang melalui instansi terkait BLH setempat, agar segera memberikan fasilitas bak contener tempat pembuangan sampah sementara,” harapnya. (luluk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here