Warga Minta Kades Sumberwuluh Ditahan Rutan, Kasus Penyelewengan DD Rp 130 juta

Warga saat melakukan aksi orasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Lumajang

LUMAJANG, Rabu (28 Pebruari 2018) suaraindonesia-news.com – Korupsi dana desa (DD) yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Sumberwuluh, Mustamin, ratusan massa datangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang, siang tadi meminta Kades ditahan Rutan.

Dalam kasus tersebut, diketahui Kades Sumberwuluh sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi sejumlah proyek di desanya dengan kerugian negara yang diduga mencapai Rp 130 juta.

Namun Kejari Lumajang akhirnya memutuskan untuk mengalihkan penahanan Kades Sumberwuluh menjadi tahanan kota.

“Kami tidak mempermasalahkan Kades itu menjadi tahanan kota atau tahanan kejaksaan. Yang menjadi soal adalah terkait siapa yang menggerakkan massa saat melakukan aksi demo pada malam hari sebab itu tidak berizin dan terkesan anarkis,” kata Koordinator aksi, Nawawi tadi seusai aksi didepan kantor Kejari Lumajang jalan Slamet Riyadi.

Sewaktu diskusi dengan pihak Kejari Lumajang, Kepala Kejari (Kajari) Lumajang, Teuku Muzafar SH sempat mengatakan, bahwa pengalihan penahanan menjadi tahanan kota dilakukan demi kondusifitas warga Sumberwuluh waktu itu.

Baca Juga: Cagar Budaya Tak Pernah Dapatkan Dana Pemeliharaan dan Perawatan, Pemerintah Tutup Mata 

“Kajari tidak bisa merubah keputusan tersebut dari tahanan kota menjadi tahanan kejaksaan, dan proses hukum akan terus dijalan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, dan beliau siap waktu sebulan akan disidangkan,” ungkap Nawawi menirukan apa yang disampaikan Kajari kepada perwakilan kelompok aksi.

Sedangkan menurut Syaifullah, selaku pelapor kasus DD Kades Sumberwuluh tersebut, meminta dan berharap Kades untuk di tahan di rutan bukan tahanan kota.

“Kami juga meminta untuk menindaklanjuti seorang peneror lembaga negara, dan yang melakukan aksi demo serta menjemput paksa Kades di Kejaksaan Lumajang,” ujarnya lagi.

Kasus ini, kata Syaifullah sudah dilaporkan sejak tahun 2016 belum ada kejelasan, baru sampai saat ini setelah demo Kades langsung ditetapkan jadi tersangka.

“Kajari siap sebulan disidangkan, kami akan mengawal proses persidangan hingga tuntas sebab ini merugikan keuangan negara,” pungkasnya.

Pada aksi tersebut, porsonil kepolisian diterjunkan sekitar ratusan orang untuk mengamankan jalannya aksi orasi itu.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Panji
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here