Warga Minta, Jalan Rusak Segera Diperbaiki

Warga Saat Gotong Royong Meperbaiki jalan nasional sebelah selatan Kabupaten Lumajang-Malang, tepatnya di Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Candipuro yang rusak.

LUMAJANG, Selasa (15/5/2018) suaraindonesia-news.com – Banyaknya jalan rusak dan berlubang, seperti pada jalan nasional sebelah selatan Kabupaten Lumajang-Malang, tepatnya di Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Candipuro.

Menurut warga, jalan tersebut sudah rusak parah, berlubang dan bergelombang serta mengganggu dan membuat tidak nyaman bagi pengguna jalan.

“Disamping itu, banyak dan juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas, bahkan hingga menelan jiwa seseorang,” kata Mustofa, salah satu warga sekitar jalan rusak berlubang itu, Senin (14/5) malam.

Dengan kejadian kecelakaan lalu lintas seperti itu, warga setempat, mulai dari Dusun Candipuro Wetan, Desa/Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, melakukan giat peduli jalan rusak.

“Setiap malam harus siaga menjaga jalan tersebut dengan bekal lampu senter sebagai tanda kalau ada jalan rusak. Agar pengendara bisa berhati-hati saat melewati jalan tersebut,” tambahnya.

“Kami lakukan itu sudah berbulan-bulan lamanya. Dan warga melakukannnya tanpa tendesi apapun dan itu kami lakukan dengan ihklas. Yang kami harapkan hanya kepedulian pemerintah,” ujarnya lagi.

Kegiatan tambal sulam yang tidak merata, kata Mustofa hal itu membuat opini negatif dari masyarakat.

“Maka dari itu kami meminta dan memohon dengan sangat agar pemerintah dalam 1-2 minggu kedepan harus segera merespon dan tidak perlu menunggu adanya gejolak warga mengingat sudah banyak kejadian kecelakaan dan meninggal dunia,” tegasnya lagi.

Warga yang kompak kerja bakti, pada Senin (14/5) malam kemarin, meratakan undukan yang bergelombang dengan peralatan sederhana.

“Itu kami lakukan guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan kalau pemerintah tidak peduli dengan adanya kondisi darurat ini, maka warga bersama-sama komunitas pemuda terbina peduli jalan rusak akan turun tangan melakukan bhakti sosial menutup jalan yang berlubang dengan pasir semen setiap malam,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Lumajang, Zaenal Abidin juga mengataka hal yang senada dengan rencana giat masyarakat.

Pihaknya akan menindak lanjuti ke pihak pemerintah sehingga agar segera diprioritaskan, mengingat ini adalah gejolak warga.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Panji
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here