Warga Menolak Keberadaan Ternak Ayam

Lokasi ternak ayam

Reporter: Miftakh

Grobogan, suaraindonesia-news. com – Peternak ayam telur yang berada di Dusun Juwono, Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, berdiri sudah ada kurang lebih tiga tahun dan warga setempat terjadi pro kontra terhadap keberadaan ternak ayam tersebut dikarenakan beberapa faktor yang menjadi penolakan warga setempat.

Faktor yang menjadi penolakan keberadaan ternak ayam oleh warga setempat adalah seperti bau kotoran yang tidak sedap sampai tercium di perkampungan warga, jalan yang dipakai untuk transportasi mengangkut pakan ayam dan hasil ternak ayam petelur menggunakan jalan kampung yang sering dikomplain warga, lalat juga sering berdatangan.

Seperti pernyataan warga setempat Petrus Mujianto yang sudah sejak tahun 1974 bertempat tinggal di Dusun Juwono, Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Kamis (16/6/2016).

“Sebagian warga menolak keberadaan ternak ayam tersebut mas, soalnya dampak bau tak sedap kotoran ayam sangat membuat warga menolak dan sejak awal tidak pernah ada sosialisasi ke warga dari pihak pengusaha ternak ayam petelur tersebut mas,” ujarnya.

Peternak ayam tersebut apakah sudah mengantongi ijin apakah mempunyai UKL/UPL, Amdal, IMB dan HO atau belum, warga setempat tidak mengetahui sama sekali. dan pihak desa tidak pernah transparan kepada warga terhadap perijinan mendirikan ternak ayam yang dekat dengan pemukiman. dan warga juga mengatakan dari segi kesehatan warga  bisa terganggu terkena penyakit flu burung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here