Warga Hadang Satpol PP Tarik Retribusi Parkir Pasar

Reporter : Nor/Luk

Sampang, Suara Indonesia-News.Com – Puluhan petugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (30/3/2016) nyaris dihajar balok kayu oleh beberapa warga yang mengaku sebagai pengelola parkir.

Pantauan dilapangan, dengan membawa balok kayu, sekitar 6 orang yang mengaku sebagai pengelola parkir pasar Srimangunan mendadak mendatanggi Satpol PP dan memaksa menghentikan penarikan retribusi parkir.

Karena cekcok mulut dan diperkirakan bakal ricuh, akhirnya patugas penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut menghentikan aktifitasnya.

“Awalnya penarikan karcis parkir berjalan lancar, kemudian dari pihak pengelola parkir pasar bersama 6 anggotanya mendatangi petugas sambil membawa balok kayu dan menendang meja. Karena mengancam akhirnya saya hentikan dulu,” ujar Kasi Ops Satpol PP Sampang, Moh. Sadik.

Dikonfirmasi terpisah, warga yang mengaku sebagai pengelola parkir pasar bernama Syaiful mengatakan, pihaknya memiliki hak pengelolaan lahan parkir pasar sesuai dengan perjanjian kotrak antara dirinya dengan Dishubkominfo Sampang.

“Kemarin saya mau menyetor PAD (hasil parkir) Dishub tidak mau, kita mau minta karcis parkir Dishub juga tidak mau memberikan. Kenapa sekarang Dishub mengeluarkan karcis ke Satpol PP. Sedangkan kita masih memiliki hak sesuai perjanjian itu,”ungkap Syaiful.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono angkat bicara. Menurutnya, pengelolaan parkir yang diambil alih oleh Satpol PP atas perintah Bupati Sampang Fannan Hasib.

“Mereka (Satpol PP) hanya menjalankan tugas dari bapak Bupati untuk menarik karcis pakir, tapi rupanya di lapangan ada kejadian (perlawanan) makanya dihentikan agar tidak ribut. Tidak enak ditonton sama masyarakat, ngurus parkir saja pemerintah tidak becus apalagi ngurus yang lain,”kata Fadhilah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here