Warga Berharap Kota Batu Lolos Penilaian Kota Sehat Jatim 2018

Tim juri penilaian kota sehat saat melakukan verifikasi penilaian di SMAN 02 Batu

KOTA BATU, Rabu (5/9/2018) suarindonesia-news.com – Warga berharap Kota Batu lolos verifikasi penilaian kota Sehat Jawa Timur 2018 sehingga pada tahun berikutnya kota Batu yang merupakan kota wisata ini dapat mewakili Jatim pada penilaian tingkat nasional. Warga juga optimis ketika tim juri penilaian kota sehat Jatim datang ke kota Batu, Rabu (5/9/2018) akan menilainya diatas standar yang ditetapkan, lantaran mereka sama sekali tidak ‘nyacat’ (tidak mencemooh) malah terkesan memujinya.

Kepala SMAN 02 Batu Pamor Patriawan berharap lolos penilaian tingkat Jawa timur sebab masyarakat kota Batu guyup rukun membenahi kota menjadi yang bersih dan sehat, bahkan tim juri dari propinsi juga memuji fasilitas, kebersihan dan keindahan sekolah.

“Saya kira ditempat lain juga indah, bersih dan sehat karena sudah dipersiapkan matang jauh hari, sebelum tim juri datang ke kota Batu. juga perlu diketahui Sekolah sini juga menjadi Kawasan bebas rokok, Makanan dan jajanan sehat,” kata Pamor Patriawan, Rabu (5/9/2018).

Selain itu kata mantan Wakil kepala SMAN 01 Batu itu juga menyebut bahwa Lingkungan di sekolah juga tampak bersih baik didalam dan luar kelas, selain itu Sampah berada di tempatnya. Dan terkelola dg baik.

“Penataan dokumen, Sanitasi bersih dan lancar yang mengalir, Ventilasi memadahi dan berfungsi dengan baik. Toilet mencukupi dan bersih dan juga Sumber air bersih tersedia dan mencukupi serta UKS tersedia, inilah menjadi harapan dan pertimbangan kalau kota Batu maju ke babak berikutnya yakni menuju kota sehat tingkat nasional,” jelas Pamor.

Baca Juga: Pencari Kerja di Job Fair Kota Batu Membludak 

Sementara itu ketua Tim Penilai Kota Sehat Jawa Timur, Ahmad mengatakan bahwa yang mengikuti verifikasi penilaian kota sehat sekarang ini ada 34 peserta dari 38 kota dan kabupaten di Jawa timur, mereka yang lolos menjadi kota sehat ada mereka yang mendapat niai diatas 80 persen diatas rata-rata.

“Kalau memang nilainya diatas standar atau yang ditetapkan, bisa juga akan menjadi wakil Jawa timur ke tingkat nasional.Dan ada beberapa penilaian dokumen setelah itu dilakukan verifikasi lapangan, seperti yang kami lakukan sekarang ini,” kata dia.

Ada Sembilan penataan penilaian yang dilakukan oleh tim juri di kota dan kabupaten, kata pejabat Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, pertama adalah pemukiman, lalu lintas, tempat pariwisata dan industry, perkantoran, pertambangan, pangan dan gizi serta social.

Di kota Batu, rombongan Tim juri di bagi dua rute yakni A dan B, rute A pertama menuju SDN Ngaglik, Pokja ngaglik (tentatif), Alun-alun, Forkom kec Bumiaji, Kampung ramah anak Punten, Tulungrejo menuju KRPL, IPLT dan TPSP, berikutnya menuju Selekta dan Pokja Desa Tulungrejo.

Sementara rute B yang dikomandani Ahmad, menuju Hutan kota, Lumbung Pangan Temas, Pokja Mojorejo RW 06, desa Pendem (organic dan jamu bu roes) kemudian menuju SMAN 02 Batu dan taman wisata alam coban rais.

Reporter : Adi wiyono
Editor : Amin
Reoorter : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here