Virus Zika Berpotensi Masuk Sampang

Ilustrasi

Reporter : Nora/Luluk
Sampang, Kamis 8/9/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Serangan virus Zika yang terjadi di Singapura dan Malaysia, membuat kekhawatiran pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Sebab tidak sedikit warga Sampang yang menjadi TKI ilegal di negara tersebut. Sehingga, virus zika berpotensi masuk ke wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur.

Dokter Firman Pria Abadi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menjelasakan, TKI ilegal menjadi problem tersendiri untuk mendeteksi masuk tidaknya virus zika ke Sampang. Karena keluar masuknya TKI ilegal sulit untuk diketahui.

“Yang sulit terdeteksi yakni TKI ilegal, karena pemerintah tidak tau mobilitasnya,” kata Firman, Kamis (8/9/2016).

Menurut Firman, antisipasi yang bisa dilakukan saat ini ialah hanya sebatas kepada TKI legal maupun warga Kabupaten Sampang yang bepergian keluar negeri.

“Kalau TKI yang melalui jalur resmi bisa dilakukan deteksi, sama halnya dengan warga yang bepergian keluar negeri,” imbuhnya.

Adanya ancaman virus Zika, Firman Pria Abadi menghimbau, bagi masyarakat atau keluarganya yang datang dari luar negeri dan mengalami ciri-ciri terserang virus zika untuk segara memeriksanakan diri ke pusat kesehatan.

“Kalau ada masyarakat maupun keluarganya yang mengalami ciri-ciri terserang zika, saya imbau agar memeriksakan diri,” harapnya.

Sekedar diketahui, zika merupakan virus yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, dan dampaknya bagi bayi bisa lahir cacat atau kelainan ukuran kepala. Sementara untuk ciri-ciri terserang virus zika bagi orang dewasa, yakni demam, timbul ruam, nyeri sendi dan mata merah serta pusing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here