Usai Diperiksa, Kades Cangkreng Sumenep Dibui

Ilustrasi

SUMENEP, Rabu (08/08/2018) suaraindonesia-news.com – Mohammad Amin Zali, Kepala Desa (Kades) Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah dilaporkan atas dugaan ancaman kekerasan terhadap warganya.

Mohammad Amin Zali dijemput paksa dari kediamannya oleh anggota Resmob Polres Sumenep pada Selasa (7/8/2018) kemarin sekira pukul 12.30 WIB, karena tidak mengindahkan panggilan yang dilayangkan penyidik.

Kini, Mohammad Amin Zali usai menjalani pemeriksaan selama 2,5 jam di Mapolres Sumenep, dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara penyidik langsung melakukan penahanan hari ini,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, Ipda Agus Suparno, Rabu (8/8) saat ditemui diruang kerjanya.

Agus menerangkan, Mohammad Amin Zali ditetapkan sebagai tersangka sejak tahun 2016 atas dugaan ancaman kekerasan kapada salah satu warganya bernama Sahwan. Informasinya, dugaan ancaman kekerasan itu setelah Sahwan menjadi saksi atas kasus tindak pidana lain.

Atas dasar itu, sambung Agus, penyidik menetapkan Mohammad Amin Zali sebagai tersangka, setelah adanya banyak Barang Bukti (BB) yang cukup.

“Saudara Mohammad Amin Zali ini kita amankan secara paksa karena sudah dua kali kita layangkan surat panggilan tapi tidak pernah datang. Makanya kita eksekusi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Agus, terdapat tiga alasan penahanan itu dilakukan, yakni takut melarikan diri, takut menghilangkan BB, dan mengulangi perbuatannya.

“Cuma dilihat dari kasusnya, penahanan itu dilakukan karena takut mengulangi perbuatannya kembali,” tukasnya.

Atas ulahnya, Mohammad Amin Zali dijerat Pasal 335 KUHP berupa perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Reporter : Syaiful
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here