Untuk Perbanyak Tanaman Jati Secara Ex Vitro, Dengan Desiminasi Teknologi

LUMAJANG, Senin (14/5/2018) suaraindonesia-news.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang berada dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi, menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Teknologi dengan tema “Perbanyak Tanaman Jati secara Ex Vitro”, siang tadi.

Kegiatan ini dilakukan oleh BPPT yang bermitra dengan Komisi Vll DPR RI, di gedung TK Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Komisi Vll DPR RI – Bambang Hariyadi SE, Kepala Balai Bioteknologi BPPT – Dr Agung Eru Wibowo M,si Apr dan Kades Dawuhan Wetan – Husin serta Muspika setempat.

Menurut Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Hariadi SE, bahwa kegiatan ini mempunyai tujuan diadakan acara sosialisasi ini adalah untuk mendorong kemandirian dan peningkatan ekonomi petani di Desa Dawuhan Wetan ini.

“Peningkatan taraf ekonomi warga Lumajang ini bisa terangkat dengan menanam pohon jati ini, sebab hasil tanaman ini sangat mahal,” papar politisi Gerindra ini.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan petani yang berasal dari Desa Dawuhan Wetan. “Saya berharap, warga Desa Dawuhan Wetan ini mau mengembangkan bibit jati ini, dan 5 lima ke depan bisa untuk memenuhi kebutuhan dari warga petani, seperti membayar biaya sekolah atau lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Pengusaha Pasir Minta Jalan Jalur Arnada Pasir, Segera Diperbaiki 

Hal ini dilakukan dengan melihat kondisi Desa Dawuhan Wetan yang mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah petani dan buruh tani, yang mana lahan daerah ini cocok untuk kegiatan penanaman jati Solomon.

Kepala Desa Dawuhan Wetan, Husin sangat berterima kasih kepada Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Hariadi SE yang sudah berkontribusi terhadap daerahnya.

“Semoga warga desa kami akan menanam pohon jati ini demi peningkatan perekonomian warga petaninya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Bioteknologi BPPT, dr Agung Eru Wibowo M.Si Apr, mengatakan bahwa untuk peningkatan produktivitas pertanian perlu dilakukan melalui pelatihan, baik teori maupun praktek.

“Dengan perbanyak tanaman jati Solomon secara Ex Vitro, karena memiliki kontur batang pohon yg lebih baik dibanding jenis jati lain. Batang jati Solomon mampu menghasilkan batang pohon yang lurus sempurna karena tidak terdapat patahan,” jelas dr Agung.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa BPPT dengan dukungan Komisi Vll DPR RI, akan terus berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan layanan teknologi kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Diseminasi Teknologi, diharapkan inovasi teknologi hasil pengembangan perekayasa Balai Bioteknologi BPPT dapat diterapkan secara berkelanjutan dan dapat mendorong tumbuhnya peningkatan produktivitas menuju petani sejahtera,” imbuhnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here