Uji Nyali, 6.400 Raider lewati Rute Ektrim di Kawasan Lereng Panderman

KOTA BATU, Minggu (29 Oktober 2017) suaraindonesia-nes.com – Sekitar 6.400 peserta Raider dari komunitas adventure dari berbagai daerah di Indonesia, Minggu (29/10/2017) siang mengikuti KWB 2 Super adventure kota Batu 2017. Mereka uji nyali, nyawa yang mejadi taruhannya.

Rute ektrim yang dilewati sepanjang 75 kilometer di kawasan lereng Panderman, Arjuno dan lereng Anjasmoro ini lebih dari separuh ada pada jalur menantang, jalur berbahaya yang memiliki resiko tinggi bagi para raider.

Namun, bagi Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad menyebutnya jalur yang dilewati itu benar ektrim tapi bagi peserta perlu kehati-hatian, karena yang dilewati salah satunya droup sonya paralayang yang benar-benar ektrim dan indah.

“Rute yang yang kita lewati itu benar-benar jalur ektrim, namun demikian ternyata indah dan luar biasa, ini memang cocok untuk promosi pariwisata kota Batu,” kata Dandim.

Baca Juga: Dinilai Kurang Cekatan Menunjuk Sekda, DPRD Kota Batu Menghadap Gubernur 

Karena kata dia, yang datang mengikuti adventure ini bukan hanya dari Malang raya tetapi dari luar daerah yang datang, seperti Sumatra, Kalimantan, Jawa dan Bali Dan NTT.

“Kalau kita lihat itu hampir 7500 an peserta, jelas ini menunjukkan masyarakat peng hobby adventur di tanah air dan Malang Raya ini luar biasa juga jadi sarana alat pemersatu bangsa,” jelasnya.

Ia berharap, event seperti ini perlu dicontoh sebagai sarana promosi daerah dan karena event dengan jumlah peserta terbesar perlu dicontoh.

Sementara itu ketua panitia penyelenggara KWB 2 Adventure Kota Batu 2017 Arif As Sidiq saat ditemui, Minggu (29/10/2017) mengatakan kegiatan ini diikuti lebih dari 6400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bandung, Surabaya dan luar Jawa.

“Event ini banyak yang menilai adalah event special, jalur yang dilewati banyak jalur yang menarik, mereka melewati kawasan wisata seperti coban rondo, Canggar, Jatim Park dan Jalibar, selecta selecta, coban rais dan gunung banyak,” kata dia.

Kata dia, start dan finish dilakukan di Balai kota Among Tani, peserta mempuh jarak 75 kilometer ditempuh dengan waktu rata-rata 3 sampai 4 jam.

“Alhamdulillah lancar dan tertib, meski demikian banyak sekali himbauan dari Polres, Dandim agar berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan dan cek sebelum berangkat,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dilakukan atas kerja sama dengan kepala desa, komunitas trail, Linmas, Polres Batu dan Kodim serta beberapa elemen masyarakat. (Adi wiyono/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here