Ubaya Menuju Kampus Bebas Rokok

Mahasiswa Ubaya

Surabaya, Suara Indonesia-News.Com – Dua mahasiswa Universitas Surabaya treatical mengenakan kostum replika giant rokok. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sekaligus meneguhkan sebagai kampus bebas asap rokok. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu, 18/11/15 pukul 11.30-13.00 di paving stone FBE (Fakultas Bisnis Ekonomi) Kampus Tenggilis Ubaya, Jln Raya Kalirungkut.

Kostum replika giant rokok berkeliling di sekitar kampus untuk mencari karyawan, mahasiswa yang sedang merokok kemudian menghimbau untuk tidak merokok dan menggantikan dengan permen. Puntung rokok kemudian dikumpulkan menjadi satu dibakar bersama  tumpukan giant rokok yang terbuat dari kertas sebagai bentuk pemusnahan kebiasaan merokok di dalam kampus.

Universitas Surabaya mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 240 tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok di lingkungan Universitas Surabaya. Peraturan Rektor ini mengacu pada Perda Kota Surabaya no 5 tahun 2008 tentang kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas merokok. Peraturan Rektor nomor 240 ini berlaku bagi seluruh civitas akademika Ubaya. Sehingga seluruh kawasan Ubaya menjadi kawasan tanpa asap rokok. Harapannya lingkungan Ubaya tetap sehat sebagai penunjang proses belajar.

“Peraturan sudah sesuai Perwali. Kita mengikuti sejak Perwali diterbitkan, Ubaya sudah pasang tanda larangan merokok di kampus. SK Rektor menegaskan pelaksanaan Perwali yang menyatakan Lembaga Pendidikan sebagai Kawasan Tanpa Rokok,” ungkap Ir. Hudiyo Firmanto M.Sc., Ph.D.

Adapun sanksi yang diberikan dari Universitas mulai dari teguran, peringatan, skorsing, sampai pemberhentian kerja.(Adhi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here