Tunggakan BPJS di RSD. Soebandi Jember Capai 24 Miliar

RSD. dr. Soebandi Jember (Foto: Dok. Suara Indonesia News)

JEMBER, Kamis (27/9/2018) suaraindonesia-news.com – Rumah sakit plat merah Pemkab Jember, RSD. dr. Soebandi terpaksa melakukan berbagai efisiensi anggaran, lebih parahnya lagi rumah sakit ini sampai berhutang demi membeli obat-obatan. Hal tersebut dikarenakan adanya tunggakan dari BPJS Kesehatan.

Direktur RSD. dr. Soebandi, dr. Hendro Soelistijono, MM, M.Kes mengatakan bahwa BPJS Kesehatan telah menunggak biaya klaim peserta BPJS selama 2 bulan senilai Rp. 24 miliar.

Baca Juga: Kiai Ma’ruf Amin Gelar Silaturahmi di Ponpes Nuris Jember

“Akibat defisit yang dialami BPJS Kesehatan, rumah sakit kami masih belum dibayar untuk kinerja bulan juli dan agustus 2018, akibatnya memang belum terlalu terasa, kami memang melakukan berbagai efisiensi, tetapi kalau lewat tidak dibayar hingga bulan September ini ya mungkin akan sangat mengganggu operasional. Untuk bulan juli ada tunggakan Rp. 13 miliar dan bulan agustus Rp. 11 miliar, jadi total Rp. 24 miliar,” terang dr. Hendro, Rabu (26/9).

Sementara itu pihak BPJS Kesehatan Jember belum bisa dimintai keterangan terkait tunggakan ini. “Mohon tunggu ibu Tanya pulang dari Surabaya ya,” kata Erni, perwakilan BPJS Kesehatan Jember.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here