Tugas Distanhut Pasarkan Hasil Pertanian Organik

Kandang Terpadu Nantinya Diisi Sapi yang Makan Rumput Organik

Suaraindonesia-News.Com. Kota Malang – Sepertinya masih ada rasa pesimistis dari sebagian petani terhadap hasil pertanian organik yang dirasa kurang dalam hal pemasaran sehingga belum bisa meningkatkan perekonomian mereka, padahal pertanian organik lumayan berhasil, ” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu, Sugeng Pramono. Senin (23/03/2015).

Menurutnya, tugas memasarkan hasil pertanian organik, merupakan pekerjaan rumah bagi Distanhut, caranya, dengan menjajaki kerja sama jaringan ritel pasar modern sehingga harapannya seluruh produk sayuran organik di Batu bisa terserap.

Kata dia, saat ini ada Tim percepatan pertanian organik yang diketuai Endang Triningsih. Harapannya, tim tersebut bisa membawa dampak positif terutama bagi petani. Sehingga program go organik akan berjalan sesuai dengan harapan visi misi walikota Batu,” jelasnya.

Tim tersebut, tambah dia, akan mengevaluasi pelaksanaan pertanian organik di lapangan. Hasil evaluasi selanjutnya akan menjadi bahan masukan dalam menentukan langkah penerapan pertanian organik di Batu.

Sugeng menambahkan,  pembentukan tim percepatan pertanian organik tersebut merupakan upaya Pemkot Batu dalam peningkatkan pelaksanaan pertanian organik yang sudah berjalan selama dua tahun.

Tim akan melakukan evaluasi di lapangan, sejauh mana pelaksanaan pertanian organik selama ini. Hasil evaluasi akan menjadi bahan masukan dalam percepatan pertanian organik ke masyarakat khususnya petani,” pungkasnya. (kurniawan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here