Traffic Light 3 Hari Mati Terkendala Tehnisi

Kraksaan, Suara Indonesia-news.com – raffick Light alias lampu merah di Simpang empat Kraksaan wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tidak berfungsi alias mati, sehingga sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Karenanya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo akhirnya mengambil tindakan untuk sementara, yakni memasangi sparator ditengah jalan protokol disimpang empat yang menghubungkan jalan ke Sidopekso dan kampung melayu kota Kraksaan. Tindakan sementara itu untuk membantu agar pengendara tidak memakai jalan tengah.

“Sparator dipasang supaya pengendara yang dari utara tidak menerobos karena traffic laight masih mati akibat tersambar petir, agar pengendara mengambil arah kiri, begitu juga jalan yang dari selatan, tidakan ini agar tidak ada rekayasa kecelakaan,” ujar Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Warih Hutomo, diwakili KBO (Kaurbinop) Aiptu Mudri Selasa 28/01/14.

Mengenai hal itu, pihak Satlantas sudah mengkonfirmasi Dinas Perhubungan Kabupaten Setempat, agar supaya cepat diperbaiki. “Kami sudah memberitahu Dsihub,direncanakan hari ini Selasa 28/01 akan diperbaiki, Dishub masih menunggu tehnisi dari Kediri, hal ini menjadi salah satu kendala  untuk perbaikan tersebut,” ungkap Aiptu Mudri.

Sementara, Romli (30) salah satu warga setempat mengatakan, traffic laight sudah tiga hari tidak berfungsi,setiap harinya pengendara semeraut karena tidak ada lampu merahnya,” untung dari kepolisian memberi penghalang jalan tenga berupa separator ini, sehingga pengendara bisa teratur arahnya. ( ahmad busyairi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here