Toleransi Kerukunan Bangsa Dalam Upacara Melasti Jember

Umat hindu menuju pantai paseban dalam upacara Melasti. (Foto: Guntur Rahmatullah/ Suara Indonesia News)

JEMBER, Minggu (11/3/2018) suaraindonesia-news.com – Rangkaian acara sebelum menyambut Hari Raya Nyepi di antaranya ialah Melasti. Melasti adalah proses penyucian dua unsur penting yaitu menyucikan Alam Semesta dan menyucikan Badan sebelum menjalani Catur Brata Penyepian.

“Jadi saat menjalani Catur Brata Penyepian, semuanya sudah dalam keadaan bersih, suci dan hening,” jelas Ketua Panitia Upacara Melasti Umat Hindu Jember, Wahyu Widodo, Minggu (11/3).

Upacara yang bertempat di Pantai Paseban, Desa Paseban, Kec. Kencong Kab. Jember ini diikuti oleh 5000 orang yang berasal dari 12 pura di Jember dan juga dari luar kota di antaranya dari Bondowoso dan Situbondo.

Toleransi Kerukunan, inilah tema yang diangkat kali ini, dimana Melasti sebagai perekat keutuhan bangsa.

Baca Juga: Tertangkap Basah Dalam Kamar Kos, 3 Pasangan Tanpa Surat Nikah Diciduk 

Wahyu menambahkan bahwa sebelum Hari Nyepi nantinya juga dilaksanakan Tawur Agung Pesanga atau akrab disebut Ritual Ogoh-ogoh.

“Tawur Agung Pesanga untuk menetralisir hal-hal jahat, sehingga saat Nyepi sudah dalam keadaan bersih semua,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta upacara Melasti ini mengatakan bahwa dirinya mengharapkan berkah oleh yang Maha Kuasa.

“Semoga selalu diberkati oleh Sang Hyang Widi Wasa, menyucikan diri sebelum menjalani penyepian,” ungkap Ni Kadek Astari.

Reporter: Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here