Tolak Relokasi, PKL Cepu Gelar Demo

Pedagang Kaki Lima Cepu saat menggelar aksi demo

BLORA, Senin (9/7/2018) suaraindonesia-news.com – Pedagang Kaki Lima Cepu pagi ini menggelar aksi demo menolak Relokasi Bedak/kios yang berada dilokasi jalan Taman Bahagia Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Dalam aksi ini PKL Cepu yang terdiri dari Paguyuban Pedagang Taman Seribu Lampu Cepu, SPBB, Paguyuban Warga Tepi Sungai Balun Sawahan, Idfos Indonesia, LSM Akademika dan LBH Kinasih yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat Cepu menggelar Istiqhosah di depan kios yang terletak di sebelah timur kantor PLN Rayon Cepu. Puluhan pedagang tersebut menolak kiosnya untuk digusur.

Dalam aksi demo tersebut para PKL membaca selembaran kertas bacaan doa Istoqhosah yang dibagikan ke anggota Aksi. Pembacaan doa istiqosah dipimpin oleh Hasir dari Idfos Indonesia.

Aksi tersebut dikawal oleh pihak anggota Polsek dan Koramil Cepu. Usai istiqhosah, puluhan pedagang melanjutkan aksi long march dari titik lokasi aksi timur PLN Cepu menuju Kantor Kecamatan Cepu dengan jarak tempuh kurang lebih 700 meter.

Karena Penjagaan diperketat para PKL tidak diperbolehkan masuk ke kantor kecamatan sehingga membawa spanduk sambil beroasi dijalan.

Menurt Budi prasetyo RT. 07/ Rw 15. keluran Cepu. Sebagai Koordinator Aksi Demo menyampaikan inti dari tujuan aksi ini adalah menolak penggusuran bedak atau kios yang berlokasi di jalan Bahagia.

“Kami menolak seluruh rencana penggusuran di Cepu. Termasuk rencana relokasi PKL Taman 1000 lampu. Segera selesaikan pemberian tali asih untuk warga tepi sungai Balun Sawahan. Berikan Perda Perlindungan atas becak motor,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Blora Sikapi Dugaan SKTM Abal-Abalan Untuk PPDB 

Ia menegaskan, jika Camat Cepu masih nekat membongkar kios PKL Timur PLN tanpa menunjukkan bukti status kepemilikan tanah milik Pemkab Blora, pihaknya akan melawan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami juga akan menggalang kekuatan yang besar dari seluruh Kabupaten Blora,” ujar Budi.

Sementara Camat Cepu Joko Sulistiyo saat ditemui diruang kerjanya oleh suaraindonesia-news.com menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan menggusur bedak atau kios yang berada ditimur PLN Rayon Cepu, karena menurutnya ini merupakan kebijakan dari Pemkab Blora.

“Kami hanya menjalankan Kebijakan, besok sebelum pembongkaran kami akan apel terlebih dahulu,” ungkap Camat.

Ia menambahkan, hal ini merupakan komitmen Forkompimcam dan akan dilaksanakan besok pagi, Selasa 10 Juli 2018 pukul 8.00 Wib. Bersama Satpol PP kabupaten Blora, Polsek dan Koramil Cepu.

Aksi Demo berjalan dengan tertib dan aman hingga pukul 11.45 Wib Massa membubarkan diri secara ramah dan bersalam salaman dengan pihak aparatur pemerintah, polsek, dan koramil Cepu.

Reporter : Lukman
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here