Tiga Pasar Kecamatan Diresmikan Bupati Sumenep

Bupati Sumenep Saat Meresmikan Pasar Kecamatan di Ambunten

SUMENEP, Selasa (13/3/2018) suaraindonesia-news.com – Bupati Sumenep, Madura,
Jawa Timur, Meresmikan tiga pasar Kecamatan, yang di tempatkan di Pasar Ambunten, Kecamatan Ambunten, Kabupaten setempat, Selasa (13/3/2018).

Dalam acara tersebut, selain dihadiri Bupati, nampak hadir, Ketua DPRD, Kadisperindak, Camat setempat, dan para tokoh masarakat.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim dalam sambutannya menyampaikan,
terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini, serta mensukseskan proses revitalisasi beberapa pasar di Kabupaten Sumenep.

“Karena revitalisasi pasar tradisional di sumenep adalah bentuk nyata kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap keberadaan pasar tradisional di sumenep,” ucapnya.

Selain itu bupati juga mengatakan, pasar tradisional merupakan salah satu jantung perekonomian masyarakat, yang hingga saat ini, eksistensi dan kedudukan pasar tradisional tersebut masih tetap strategis dan dibutuhkan dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Saat ini kabupaten sumenep memiliki 38 pasar yang dikelola oleh pemerintah daerah, serta 58 pasar desa. pasar-pasar tersebut telah menjadi pusat ekonomi masyarakat yang wajib dikembangkan di masa mendatang,” terangnya.

Oleh karena itulah, Kata Bupati, pemerintah kabupaten sumenep sangat komitmen dalam pengembangan pasar tradisional, sebagai salah satu program unggulan dalam lima tahun kedepan.

“Komitmen pertama bisa dilihat dari kucuran dana untuk merevitalsiasi pasar tradisonal di sumenep. tahun 2017 ini anggaran revitalisasi pasar tradisional mencapai 13,5 milyar. 6 milyar berasal dari anggaran dana alokasi khusus (DAK) dan 7,5 milyar dari APBD kabupaten sumenep. hal ini meningkat jika dibandingkan tahun 2016 yang hanya sebesar 4,9 milyar,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD ini, juga mengatakan, setiap tahun investasi dan penanaman modal di sumenep terus mengalami peningkatan luar biasa. Tahun 2017, nilai investasi di sumenep mencapai 1,7 triliun atau meningkat dibandingkan tahun 2016 yang hanya 484 milyar. dari 1,7 triliun nilai investasi tersebut, sekitar 1,6 triliun atau 94 persen berasal dari sektor perdagangan.

“Hal ini menunjukkan jika sektor perdagangan sangat penting dalam perekonomian sumenep. dengan pembangunan sarana perdagangan ini, diharapkan menunjang kelancaran arus distribusi barang, jasa serta menjaga kestabilan harga,” kata mantan ketua DPRD Sumenep ini.

Bupati berharap, keberadaan pasar tradisional ini agar dipelihara dengan baik, baik fasilitas, maupun kebersihannya.

“Jadikan pasar ini nyaman dan aman. sehingga masyarakat tidak berpaling ke pasar modern,” tungkasnya.

Reporter : Ach Fajar
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here