Tiga Hari, 43 Anggota DPRD Kota Malang Diperiksa KPK

Yaqub Nanda GudbanAnggota DPRD Kota Malang

KOTA BATU, Rabu (7/2/2018) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 43 anggota DPRD kota Malang kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang Rupatama Mapolres Batu. Sebelumnya mereka telah menjalani pemeriksaan pada Oktober 2017 lalu terkait kasus dugaan suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015 dengan tersangka mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Pemeriksaan secara berkelanjutan itu selama tiga hari, setidaknya ada 43 anggota Dewan Kota Malang yang telah menjalani pemeriksaan KPK, mulai Senin (5/2/2018) hingga Rabu (7/2/2018), Hari Pertama dan hari kedua 24 orang anggota Dewan telah menjalani pemeriksaan, dan Rabu (7/2/2018), 19 orang anggota dewan Kota Malang diperiksa KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Phiharsa Nugraha mengatakan selama tiga hari Senin hingga Rabu (5-7/2/2018) KPK telah memeriksa 43 orang anggota Dewan, mereka dimintai keterangan KPK sebagai saksi dalam kasus suap dana APBD tahun 2015.

“Hari pertama Senin, Selasa 5 dan 6 Febuari 2018 KPK telah memeriksa 24 orang, sedangkan Rabu ini 7 Febuari KPK juga telah memeriksa19 orang anggota dewan, dengan 43orang anggota Dewan telah menjalani pemeriksaan,“ kata Phiharsa Nugraha, Rabu (7/2/2018).

Mereka diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015 dengan tersangka mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Sementara saat dikonfirmasi Ya’qub Nanda Gudban Calon Walikota Malang dan juga Anggota DPRD kota Malang itu membenarkan jika dirinya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dengan tersangka mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Wanita Berjilbab 43 tahun ini mengaku jika drinya datang ke Mapolres Batu itu kapasistasnya sebagai saksi kasus dugaan suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015 dengan tersangka mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Baca Juga: Calon Walikota Malang Diperiksa KPK 

“Sebagai Warga Negara yang taat pada hukum saya hadir memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di Mapolres Batu,“ kata Nanda panggilan akrab Ya’qub Nanda Gudban.

Ia juga menambahkan, kehadirannya sebagai saksi, posisinya sama dengan 43 anggota Dewan yang diperiksa secara marathon oleh KPK terkait kasus suap dana APBD kota Malang 2015 dengan tersangka mantan ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono.

Meski demikian, Perempuan kelahiran Kupang 1975 itu yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus suap ratusan juta rupiah itu.

“Sejak awal saya menyakini tidak terlibat kasus ini, saya mendukung sepenuhnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di kota Malang,” Kata dia.

Usai pemeriksaan sebagai saksi Di Mapolres Batu, Calon Walikota Malang ini akan langsung melanjutkan agenda sosialisasi Bakal calon walikota Malang di dua lokasi yakni Kawasan Pasar Kebalen dan jalan pisang candi.

“Setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi saya tetap melanjutkan agenda sosialisasi, sekaligus memenuhi undangan warga,” tegasnya.

Reporter: Adi Wiyono
Editor: Amin
Publisher : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here