Tiga Bulan Punjul Santoso Teruskan Kepemimpinan Eddy Rumpoko

Foto: Punjul santoso (Memakai baju korpri) bersama penyidik KPK. (Foto: Adi Wiyono/SI)

KOTA BATU, Senin (18 Sepetember 2017) suaraindonesia-news.com – Pucuk pimpinan di Pemkot Batu kini beralih ke tangan Punjul Santoso, hal ini menyusul ditetapkannya Eddy Rumpoko walikota Batu sebagai tersangka atas dugaan korupsi pengadan mebeler di balaikota among tani senilai Rp 5,6 miliar.
Eddy Rumpoko diduga menerima suap dari Philip rekanan Pemkot Batu sebesar Rp 500 juta.

Pelantikan Punjul Santoso sebagai Plt Walikota Batu rencananya akan dilakukan, Senin (18/9) malam digedung Grahdi kantor gubernur Jawa Timur.

Punjul Santoso yang akan memimpin kota Batu selama tiga bulan, mulai 18 September hingga 28 Desember 2017.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, segera mengangkat Wakil Walikota Batu Malang, Jawa Timur,Punjul Santoso, sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt) walikota.

Baca Juga: Paska Penetapan ER Sebagai Tersangka, Penyidik KPK Obok-obok Rumdin dan Ruang Kerja Walikota Batu

Wakil Walikota Batu Punjul Santoso saat dikonfirmasi enggan berkomentar terkait pergantian pucuk pimpinan , karena kata dia saat ini bukan waktu yang tepat membahas soal pejabat pengganti.

“Itu sesuai adat ke timuran membicarakan soal pergantian itu kurang etis, tapi untuk pemerintahan kota Batu berjalan normal,” kata Punju Santoso saat ditemui diruang kerjanya, Senin (18/9) sore .

Lanjut dia, Sebagai orang timur harus bisa mikul duwur mendem njero (kabar yang baik, menutup rapat yang buruk, red).

Imbuhnya, meski sudah banyak mendapat informasi soal wakil walikota akan menjadi Plt walikota di media sosial hal itu belum menjadi pijakan.

Sesuai aturan harus ada kepastian hukum, artinya setelah mendapat surat dari Mendagri baru bisa memastikan semua.

Ditanya soal kekosongan jabatan sekda, mantan anggota dewan ini menyampaikan tidak masalah. Karena ada pejabat asisten yang bisa menghandle masalah tersebut.

Dia tegaskan, saat ini sedang menunggu petugas dari Pemprov Jatim. Yang mana untuk mengambil langkah strategis terkait kondisi yang terjadi di Pemkot Batu.

“Pastinya akan mencari solusi untuk Kota Batu lebih baik lagi,” ujar politisi dari PDIP ini.

Punjul juga tidak bisa menjelaskan terkait penangkapan ER oleh KPK. Karena Punjul mengetahui itu juga dari media sosial. Punjul juga tidak mengetahui pasti keterlibatan walikota terkait proyek yang disangkakan ke walikota.

“Soal proyek yang lebih tahu pak wali. Saya sebagai wakil walikota tidak mengurusi soal proyek. Tetapi dengan pengusaha hotel yang menjadi tersangka juga mengenal sebatas wawali dengan pengusaha saja,” tutur Punjul.

Terkait masalah yang ada di Kota Batu ini, ia berharap doa dan dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk memberikan yang terbaik.

“Kita sebaiknya memohon doa kepada Allah agar masalah ini mendapat kemudahan. Kita juga sudah memerintah petugas untuk membantu kebutuhan pak wali selama di Jakarta,” tukas Punjul. (Adi Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here