Tidak Memiliki SIM C, Sopir Truk Kepergok Ops Cipkon Mengaku Wartawan

Mohammad Soleh saat dihentikan Petugas

PROBOLINGGO-Suara IndonesiaNews.Com – Mohammad Soleh (45) pekerjaan sopir truk,  warga Tanjung Rejo RT.06 RW.02 Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo mengaku sebagai wartawan dihadapan Petugas Kepolisian Sat Lantas Polres Probolinggo Kota saat Mohammad Soleh terjaring giat Ops Cipkon yang digelar di Perempatan jalan Gusdur dan Jalan Brantas Kota Probolinggo pada Sabtu malam (19/9/15)

Kronologinya sekira jam 08.30 WIB, saat ada giat Ops Cipkon di Perempatan jalan Gusdur – Brantas Mohammad Soleh dari arah selatan dengan mengendarai sepeda motor, sesampai diperempatan Mohammad Soleh dihentikan oleh Petugas karena diketahui naik sepeda motor tidak memakai helm. Mohammad Soleh kemudian berhenti oleh Petugas digiring untuk menepi.

Mohamad Soleh
Mohamad Soleh

Kemudian oleh Petugas Mohammad Soleh diminta untuk menunjukkan Surat – Surat Kendaraan (STNK) dan SIM C, namun Mohammad Soleh kepada Petugas menunjukkan SIM. B2  dan STNK. Karena tidak bisa menunjukkan SIM C selanjutnya Petugas menilang Mohammad Soleh dengan 2 (dua) pasal pelanngaran, yaitu tidak memiliki SIM C dan tidak memakai helm.

Namun rupanya Mohammad Saleh dihadapan Petugas tidak mau ditilang dan mengatakan dirinya seorang insane Pers.

“saya wartawan  dari media pers pak” katanya dihadapan Petugas.

Selanjutnya Petugas menanyakan bapak dari mana, Mohammad Soleh mengatakan dari garasi PT. Karya Mandala. Petugas kemudian menanyakan Kartu ID card kewartawanannya. Mohammad Soleh mengeluarkan ID Card atas nama Koran Razia Independen dan ID Card LSM.

Saat ditanya Petugas dimana kantor redaksinya Mohammad Soleh tidak bisa menjelaskan, dan kepada Petugas Mohammad Soleh mengaku bekerja sebagai sopir truk PT Karya mandala.

“Saya mendapatkan kartu anggota ini dari Ketua saya namanya Usman alamatnya di jalan Pahlawan Pak” ungkap Mohammad Soleh kepada Petugas.

Ops Cipkon di perempatan jalan Gusdur dan jalan Brantas pada Sabtu malam (19/9/15) mulai jam 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut, sedikitnya 49 (empat puluh Sembilan) pengendara sepeda motor terjaring dan ditindak dengan tilang oleh Petugas.

Dari pantauan Suara Indonesia.News.Com pelaku pelanggaran didomoinasi oleh para remaja. Sementara oleh Petugas barang bukti (BB) yang diamankan diantaranya  SIM sebanyak 6, STNK sebanyak 29, R2 sebanyak 14 kendaraan. (Singgih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here