Tidak Memiliki KTP, 50 KK Warga Halut Minta Pindah Kabupaten

Foto bersama warga dum-dum bersama bupati halbar

HALMAHERA BARAT, Rabu (7/2/2018) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Dum-Dum yang tercatat sebagai warga di Kabupaten Halmahera Utara, mendatangi Bupati Halmahera Barat, Danny Missy untuk menyampaikan pernyataan sikap dan meminta diakomudir sebagai warga Halbar, Rabu (7/2/2018).

Dalam pernyataan sikapnya, warga Dum-dum meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar agar memperoses penerbitan kartu tanda penduduk (KTP) mereka sebagai warga Halbar.

“Kami kesini karena sampai saat ini tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP),” ungkap Daud Gonyowo, salah satu warga Desa Dum-dum usai bertemu Bupati.

Menanggapi permintaan warga Dum-dum tersebut, Bupati Danny langsung memerintahkan staf ahli agar mengkoordinasikan aspirasi warga Dum-dum dengan Kepala Dinas Catatan sipil, Andi R Pilly untuk dikaji dan disandingkan dengan regulasi terkait, dan jika memungkinkan diproses secepatnya.

“Staf ahli segera koordinasikan dengan Kadis Capil, lihat regulasinya, jika memenuhi aturan segera proses,” perintah Bupati Danny kepada para staf ahli yang ikut dalam pertemuan Bupati dengan warga Desa Dum-dum itu.

Bupati Danny juga menghimbau agar warga Dum-dum tidak terpancing dengan isu-isu yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kemendagri saat ini masih bekerja melengkapi administrasi penetapan batas wilayah antara Halbar Halut yang akan diputuskan sebelum pilgub,” terangnya.

Reporter : Gamal Morinyo
Editor : Amin
Publiser : Tolak Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here