Terseret Arus, Dua Siwa SD Ditemukan Tak Bernyawa

Reporter: Lukman

Blora, Sabtu (12/11/2016) suaraindonesia-news.com – Maj’di Amrullah (13), siswa kelas VI SD, dan Satrio wicaksono (09) siswa kelas III SD, keduanya beralamat Desa Kembang rt 03 rw 01, kec. Bjr kabupaten Blora. Ditemukan tak bernyawa setelah terseret arus saat hendak mandi di sebuah gorong-gorong di Tanah PT KAI trt Desa Kembang, kecamatan Banjar, Blora. Sabtu (12/11/2016). sekitar pkl 12.00 Wib.

Menurut kabag humas polres Blora AKP. Sularno, SH. Kejadian berawal saat kedua korban hendak mandi di sebuwah gorong-gorong bersama teman-temannya.

“Menurut keterangan saksi mata, Awalnya Maj’di Amrullah turun untuk mandi namun arus deras akhirnya korban terseret arus, kemudian temannya Satrio Wicaksono berusaha untuk menolong, namun ia ikut terseret arus dan sama-sama tenggelam,” kata Sularno, Sabtu (12/11/2016).

Lebih lanjut Sularno menjelaskan, melihat kedua temannya tenggelam terseret arus kemudian teman-teman lainnya berteriak-teriak minta tolong dan datang beberapa warga, selanjutnya melakukan pencarian ke dua korban di lokasi.

“Kedua korban ditemukan di dasar gorong-gorong dalam keadaan tidak sadar terus dibawa ke puskesmas Banjarejo dan dilakukan pertolongan medis namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” terangnya.

Lanjut Sularno, setelah mendengar laporan peristiwa tersebut polres Blora langsung mendatangi dan Olah TKP.

Barang bukti yang diamankan, Pakaian korban Maj’di Amrullah, berupa kaos lengan pendek biru, dan celana pendek abu. Kemudian Pakaian korban Satrio Wicaksono berupa kaos lengan pendek merah dan celana pendek kuning.

“Dari hasil pemeriksaan Team Medis dr Chandra puskesmas bjr tdk ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan dan kesimpulan dari medis murni tenggelam,” terangnya.

Selanjutnya, polres Blora akan menyerahkan korban/jenasah kepada keluarga korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here