Tersandung Kasus DD Dua Terdakwa Divonis Penjara 1,8 Tahun

Ilustrasi

SAMPANG, Sabtu (12 Agustus 2017) suaraindonesia-news.com – Dua orang terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) yakni Camat Kedungdung non aktif, Ach Junaidi dan Kun Hidayat, pegawai kantor Kecamatan Kedungung, Kabupaten Sampang, akhirnya divonis hukuman kurungan penjara selama 1 tahun 8 bulan oleh pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Sebelumnya, Ach Junaidi dan Kun Hidayat selaku Kasi PMD kantor Kecamatan Kedungdung, beberapa waktu lalu diciduk oleh Polda Jatim di depan halaman kantor bank Jatim cabang Sampang.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sampang, Yudie Ariyanto Tri Santosa, mengatakan, dua terdakwa tersebut sebelumnya dituntut selama 2,6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tidak hanya itu, kedua terdakwa juga harus mengembalikan sejumlah uang dengan nominal yang berbeda yakni Kun Hidayat harus mengembalikan sebesar Rp 600 juta sedangkan Ach Junaidi sebesar Rp 1,5 miliar. Baca Juga: Dewan Khawatir Jelang Pilkada Banyak Warga Belum Miliki e-KTP

“Setelah divonis, uang pengganti yang harus dibayar oleh Ahmad Junaidi menjadi Rp 1,3 miliar dan si Kun Hidayat tetap,” kata Yudie, Sabtu (12/8).

Lanjut Yudie, vonis yang dijatuhkan terhadap kedua terdakwa tersebut dinilainya terlalu ringan jika mengacu kepada pasal yang disangkakan yaitu pasal 3 tindak pidana korupsi.

“Jika uang pengganti itu tidak dibayar maka akan digantikan dengan kurungan 7 bulan penjara. Tapi yang jelas kami masih akan konsultasi dengan pimpinan,” imbuhnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum Kun Hidayat, Arman Syaputra mengatakan, clientnya yang sudah divonis oleh hakim masih mempunyai waktu selama 14 hari untuk melakukan banding. Sebab, apa yang dilakukan clientnya dinilai hanya menjalankan perintah atasannya yakni Ach. Junaidi.

“Clientnya memang menerima uang pemberian dari Pak Camat sebesar Rp 32 juta dari hasil pemotongan sekian miliar itu. Tapi sudah dikembalikan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, dalam kasus itu dugaan korupsi DD di wilayah hukum Kabupaten Sampang itu, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya, mobl Pajero warna putih bernopol M 771 NC (Milik Achmad Junaidi), 1 unit R4 sedan warna merah bernopol B 29 PB dan satu unit R2 N-MAX warna putih bernopol M 4244 NN (Milik Kun Hidayat).

Kemudian uang Rp 300 juta milik Kun Hidayat dan sembilan item emas yang beratnya hampir 100 gram yang rata-rata berjenis gelang serta uang dalam rekening BRI sebesar Rp 1,3 miliar. (nor/luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here