Terbentur Hari Bulan, Kelompok Tani Abdya Harapkan Tanam Serentak Diundur

Blangpidie, Abdya, Suara Indonesia-News.Com – Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengharapkan tanam serentak rendengan II tahun 2015 harus ditunda dari jadwal yang telah disepakati.

Hal tersebut dikatakan salah seorang ketua kelompok tani Kulam Paya, Nurman TB kepada sejumlah wartawan, Senin (7/12). Menurutnya, penundaan itu harus dilaksanakan mengingat petani Abdya saat ini baru selesai memanen ciding (padi kedua).

“Selain itu, hingga saat ini pembangunan saluran iringasi disejumlah wilayah masih dalam proses pembangunan,”sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, selain permasalahan tersebut diatas, masyarakat petani saat ini juga sangat kualahan mencari operator hand traktor dan traktor 4 WD.

”Abdya saat ini memang memiliki hand traktor 536 unit dan 16 unit traktor 4 WD, namun operatornya masih kurang,”terang Nurman.

Pada kesempatan itu, Nurman juga mengakui, masyarakat tani Abdya saat ini lebih senang memakai traktor 4 WD untuk bajak tanah, namun ketersediaannya yang masih kurang membuat para petani dilapangan kerepotan membagi jadwal pembajakan ke setiap gampong.

“Kita punya empat unit traktor 4 WD yang dibagi tiap Kecamatan, sedangkan Hand Traktor memang banyak tetapi sudah susah kita cari operatornya, ini merupakan salah satu kendala juga,”tegas Nurman.

Selain permasalahan itu, lanjut Nurman, petani Abdya juga masih memperhitungkan hari Bulan menurut tradisional, sehingga di bulan ini petani Abdya tidak mau melaksanakan olah tanah sebelum bulan maulid (pertegahan bulan 12).

“Jika masyarakat tetap memaksa untuk mengolah sawahnya pertengahan bulan 12 ini, maka jadwal yang telah ditentukan pemerintah bersama petani terbentur, untuk itu perlu pengertian pihak Dinas dan pihak yang terkait lainnya,”harap Nurman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pertenakan (Distannak) Abdya, Maswadi SP,MPd ketika dimintai tanggapannya oleh sejulah awak media, mengakui, untuk mengejar target seperti yang sudah dijadwalkan memang sudah tidak mungkin lagi.

“Ini terjadi diluar dugaan kita, namun kita akan terus berkoordinasi berkomunikasi karena saat ini itulah hal yang terpenting,”terangnya.

Namun demikian, lanjut Maswadi, pihaknya masih tetap optimis tanam serentak akan tetap terlaksana walaupun meleset dari jadwal yang telah ditetapkan.

”Jadwal tanaman serentak memang bergeser, tapi kita yakin masih bisa melakukan tanam serentak,” pungkasnya singkat.(N).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here