Tak Lunasi Pembayaran, Pemilik Tanah Akan Gugat Lahan 9.966 M2 Di Gampong Simpang Wie

LANGSA ACEH, Selasa (26 September 2017) suaraindonesia-news.com – karena berbelit – belit pembayaran lahan oleh si pembeli tanah yang sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu, maka Ridwan Rayeuk selaku pemilik sah lahan seluas 9.966 M2 di Gampong Simpang Wie, Kecamatan Langsa Timur, berencana melakukan gugatan.

Menurutnya, ganti rugi pembayaran lahan sudah berjalan begitu lama, hampir berjalan dua tangan, hingga sekarang ini.

Namun tidak ada kejelasan tentang pembayaran lahan dari pihak kedua, yang rencananya lahan tersebut untuk dibangun komplek perumahan di Gampong Simpang Wie, oleh developer melalui perantara berinisial HBK.

Tanah seluas 9.966 M2 atas nama keluarga Ridwan Rayeuk yang terletak di Gampong Simpang Wie, kecamatan Langsa timur diduga telah dipermainkan oleh si pembeli lahan tersebut.

Bahkan surat akte dasar kepemilikan telah dirubah tidak berdasarkan surat pertama, si pembeli lahan ditengarai telah membuat sertifikat atas nama orang lain.

“Tapi pembayaran lahan untuk hak kami, jelas-jelas sudah dipermainkan oleh pihak kedua, bahkan surat sertifikat dari dasar kepemilikan kamu, telah dirubah yang di keluarkan oleh kantor pertanahan kota Langsa,” ujar Ridwan.

Ridwan melanjutkan, terkait pembayaran pembelian lahan, setelah kesepakatan kedua belah pihak setahun lalu, baru dibayar berupa tanda jadi sebesar Rp. 200 Juta Rupiah.

“Sementara sisa tersebut, untuk pelunasan pembayaran lahan sejumlah Rp 220 juta rupiah lagi, masih terkatung – katung tidak ada kejelasan dari pihak pembeli. Dengan harga jual Rp. 420 juta rupiah,” tutup Ridwan Rayeuk.(Rusdi Hanafiah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here