Tahun 2018, Wacana Kerjasama Media Mingguan Akan Dihapus

Ilustrasi

LUMAJANG, Selasa (14 Nopember 2017) suaraindonesia-news.com – Ada wacana akan dihapusnya kerjasama media massa tahun 2018, dalam hal publikasi advetorial di Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, maka hal itu akan menutup terexpose nya kinerja dari para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang dengan baik.

Hal ini sempat dilontarkan oleh Kepala Kominfo Kabupaten Lumajang, Donni kepada salah satu awak media, ketika menemuinya diruang kerjanya.

“Yang kerjasama media massa mingguan atau bulanan dalam hal berita advertorial akan ditiadakan mulai tahun depan, sebab beritanya sudah basi,” kata awak media, yang menirukan omongan Donni.

Dan untuk media online, menurut Donni juga akan diseleksi terkait dengan rating dari jumlah pembacanya.

“Yang kami ajak kerjasama hanya media massa harian, sebab beritanya itu sangat tidak basi. Dan media masa mingguan dan bulanan akan kami berikan kerjasama terkait dengan iklan pariwara atau iklan cukai saja,” tambahnya

Mungkin dikarenakan Pemkab Lumajang sudah tidak butuh publikasi lagi atau dikarenakan sudah tidak ada anggaran untuk media massa mingguan atau bulanan.

Dan nilai kerjasama untuk media massa mingguan menurut Wartawan Newsweek, Hendrik kepada awak media ini mengatakan kalau besaran hanya senilai Rp 400 ribu Setiap bulannya.

“Kalau tahun depan masih Rp 400 ribu maka mendingan tidak ada kerjasama saja. Enak kita memberitakannya, bebas tidak ada ikatan secara resmi,” ujarnya.

Kalau alasannya Dinas Kominfo mengatakan tidak ada dana untuk kerjasama dengan media massa mingguan atau bulanan, kata Hendrik itu hal yang tidak masuk diakal.

“Buktinya, bulan Nopember dan Desember kita mingguan dapat jatah dua kali berita Advertorial senilai Rp 500 ribu, dan itu diluar angaran kerjasama yang biasanya,atau diluar iklan cukai,” bebernya.

Menurut Hendrik, sebenarnya, sisa anggaran yang ada itu sebisanya dibagikan kepada media massa yang belum mendapatkan kerjasama berita advertorial, agar jadi merata rejeki sesama awak medianya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Donni kepada media ini melalui WA nya saat dikonfirmasi menuliskan bahwa di Kabupaten Lumajang sudah 60 media massa yang sudah bekerjasama dan anggarannya sudah terbagi, kecuali ada yang dikorbankan.

“Dan secara berkala kita evaluasi. Termasuk jumlah oplah dan pembacanya,” tulis Donni waktu itu.

Malah Donni sempat menanyakan kepada salah satu awak media yang belum mendapatkan kerjasama, apa di Lumajang ada kantor cabangnya dan apa sudah ada ijinya untuk kantor cabang Lumajang?

Dan saat ditanya tidak sama nilai kerjasama malah Donni meminta awak media untuk datang ke kantor Dinas Kominfo untuk diklarifikasi bersama, namun awak media itu menolaknya. (Afu/Jie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here